Telusuri
24 C
id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Wisata
  • Opini
  • Info dan Tips
  • Kesehatan
  • Kuliner
Telusuri
SuryaTribun.Com

Beranda Daerah Headline Mojokerto Warga Gondang Bentangkan Bambu di Akses Jalan, Blokir Aktivitas Galian C Diduga Ilegal
Daerah Headline Mojokerto

Warga Gondang Bentangkan Bambu di Akses Jalan, Blokir Aktivitas Galian C Diduga Ilegal

Redaksi
Redaksi
06 Agu, 2024 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

GONDANG, SuryaTribun.Com – Warga Dusun Gondang, Desa Parengan, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur (Jatim) melakukan aksi membentangkan bambu di akses jalan sebagai bentuk protes akibat aktivitas penambangan yang belum kantongi IUP OP tersebut merugikan warga. Bahkan debu materialnya sudah berhamburan ke sawah warga. 

Aksi protes ini dilakukan oleh sejumlah warga mulai sejak pukul 07.00 WIB. Mereka yang kesal atas aktivitas pertambangan yang sudah berlangsung dua bulan ini membentangkan bambu diakses galian C.

Itu lantaran galian ini tidak menghiraukan dampak lingkungan. Lebih-lebih pengerukan tambang dengan menurunkan dua alat berat ke lokasi ini belum kantongi izin resmi dari pemerintah untuk diperjual belikan.

Sementara aktivitas di lapangan sudah melakukan jual beli material uruk. Bahkan per hari tembus 100 lebih dump truck keluar masuk area tambang yang memiliki akses di Dusun Greol, Desa Sidoarjo, Kecamatan Jetis tersebut.

“Ini dampak pembuatan jalan tambang galian c terlalu rendah jaraknya dengan sawah warga,” ujar Ngatemin, salah seorang warga terdampak.

Kondisi ini tentu membuat pihaknya resah. Apalagi, dengan banyaknya lalu lalang truk pengangkut galian ini materinya banyak berdampak pada tanaman padi warga.

“Debu dan batu sudah mulai masuk sawah warga dan tidak adanya tanggul pembatas antara jalan tambang dan sawah warga,” ucapnya.

Sutoyo, warga lain juga mengaku resah atas aktivitas galian C belakangan ini. Sebab, kata dia, fakta di lapangan aktivitasnya tak memperhatikan dampak lingkungan sekitar.

“Terkesan pembuatan jalan tidak terkontrol dan pemilik sawah tidak ada kesepakatan. Selama ini kita diam, tapi kalau ini dibiarkan petani yang jadi korban. Apalagi selama ini tidak mendapat ganti rugi atas dampak lingkungannya selama ini,” pungkasnya. (*/red)

Via Daerah
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertiser

Advertiser

Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

Polrestabes Bandung Diduga Mandul dalam Memberantas Peredaran Obat Daftar G, Ini Sejumlah Lokasi Penjual Obat Keras yang Diduga Kebal Hukum

Admin- Jumat, Februari 13, 2026 0
Polrestabes Bandung Diduga Mandul dalam Memberantas Peredaran Obat Daftar G, Ini Sejumlah Lokasi Penjual Obat Keras yang Diduga Kebal Hukum
Foto ilustrasi.  KOTA BANDUNG, Surya Tribun .Com - Beberapa bulan lalu, jutaan ribu butir obat keras dan obat-obatan tertentu (OOT) dimusnahan oleh Polrestabe…

Berita Terpopuler

Misteri di Balik Tirai Sepanduk Tersimpan Ribuan Butir Obat Terlarang, Warga Minta Kapolrestabes Bandung Tindak Tegas

Misteri di Balik Tirai Sepanduk Tersimpan Ribuan Butir Obat Terlarang, Warga Minta Kapolrestabes Bandung Tindak Tegas

Minggu, Februari 08, 2026
Mujahadah Kubro Satu Abad NU, Tempat Hiburan Malam di Malang Diminta Tutup Sementara

Mujahadah Kubro Satu Abad NU, Tempat Hiburan Malam di Malang Diminta Tutup Sementara

Minggu, Februari 08, 2026
Merasa Dibekingi Ulama Besar NU, Prabowo: Saya Jadi Lebih Berani Membela Rakyat

Merasa Dibekingi Ulama Besar NU, Prabowo: Saya Jadi Lebih Berani Membela Rakyat

Senin, Februari 09, 2026
Update Dampak Angin Kencang di Banyuwangi, 52 Rumah Rusak

Update Dampak Angin Kencang di Banyuwangi, 52 Rumah Rusak

Senin, Februari 09, 2026
Polrestabes Bandung Diduga Mandul dalam Memberantas Peredaran Obat Daftar G, Ini Sejumlah Lokasi Penjual Obat Keras yang Diduga Kebal Hukum

Polrestabes Bandung Diduga Mandul dalam Memberantas Peredaran Obat Daftar G, Ini Sejumlah Lokasi Penjual Obat Keras yang Diduga Kebal Hukum

Jumat, Februari 13, 2026
Dua Pria di Surabaya Divonis Dua Tahun Empat Bulan gegara Edarkan Uang Palsu

Dua Pria di Surabaya Divonis Dua Tahun Empat Bulan gegara Edarkan Uang Palsu

Rabu, Februari 04, 2026
Diduga Aniaya Karyawan SPBU, Oknum ASN di Tuban Ditangkap Polisi

Diduga Aniaya Karyawan SPBU, Oknum ASN di Tuban Ditangkap Polisi

Rabu, Februari 11, 2026
Menkomdigi Buka Konvensi Nasional Media Massa HPN 2026, Soroti Etika Pers di Era AI

Menkomdigi Buka Konvensi Nasional Media Massa HPN 2026, Soroti Etika Pers di Era AI

Senin, Februari 09, 2026
Jamaah Mujahadah Kubro Satu Abad NU di Malang Tembus 107.000 Orang

Jamaah Mujahadah Kubro Satu Abad NU di Malang Tembus 107.000 Orang

Senin, Februari 09, 2026
Viral Mobil Diduga Pelaku Tabrak Lari di Kediri Dirusak Massa

Viral Mobil Diduga Pelaku Tabrak Lari di Kediri Dirusak Massa

Senin, Februari 09, 2026

Berita Terpopuler

Misteri di Balik Tirai Sepanduk Tersimpan Ribuan Butir Obat Terlarang, Warga Minta Kapolrestabes Bandung Tindak Tegas

Misteri di Balik Tirai Sepanduk Tersimpan Ribuan Butir Obat Terlarang, Warga Minta Kapolrestabes Bandung Tindak Tegas

Minggu, Februari 08, 2026
Mujahadah Kubro Satu Abad NU, Tempat Hiburan Malam di Malang Diminta Tutup Sementara

Mujahadah Kubro Satu Abad NU, Tempat Hiburan Malam di Malang Diminta Tutup Sementara

Minggu, Februari 08, 2026
Merasa Dibekingi Ulama Besar NU, Prabowo: Saya Jadi Lebih Berani Membela Rakyat

Merasa Dibekingi Ulama Besar NU, Prabowo: Saya Jadi Lebih Berani Membela Rakyat

Senin, Februari 09, 2026
Update Dampak Angin Kencang di Banyuwangi, 52 Rumah Rusak

Update Dampak Angin Kencang di Banyuwangi, 52 Rumah Rusak

Senin, Februari 09, 2026
Polrestabes Bandung Diduga Mandul dalam Memberantas Peredaran Obat Daftar G, Ini Sejumlah Lokasi Penjual Obat Keras yang Diduga Kebal Hukum

Polrestabes Bandung Diduga Mandul dalam Memberantas Peredaran Obat Daftar G, Ini Sejumlah Lokasi Penjual Obat Keras yang Diduga Kebal Hukum

Jumat, Februari 13, 2026
Dua Pria di Surabaya Divonis Dua Tahun Empat Bulan gegara Edarkan Uang Palsu

Dua Pria di Surabaya Divonis Dua Tahun Empat Bulan gegara Edarkan Uang Palsu

Rabu, Februari 04, 2026
Diduga Aniaya Karyawan SPBU, Oknum ASN di Tuban Ditangkap Polisi

Diduga Aniaya Karyawan SPBU, Oknum ASN di Tuban Ditangkap Polisi

Rabu, Februari 11, 2026
Menkomdigi Buka Konvensi Nasional Media Massa HPN 2026, Soroti Etika Pers di Era AI

Menkomdigi Buka Konvensi Nasional Media Massa HPN 2026, Soroti Etika Pers di Era AI

Senin, Februari 09, 2026
Jamaah Mujahadah Kubro Satu Abad NU di Malang Tembus 107.000 Orang

Jamaah Mujahadah Kubro Satu Abad NU di Malang Tembus 107.000 Orang

Senin, Februari 09, 2026
Viral Mobil Diduga Pelaku Tabrak Lari di Kediri Dirusak Massa

Viral Mobil Diduga Pelaku Tabrak Lari di Kediri Dirusak Massa

Senin, Februari 09, 2026
SuryaTribun.Com

About Us

SuryaTribun.Com merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: redaksi.suryatribun@gmain.com

Follow Us

Copyright © 2025 SuryaTribun.Com
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber