Telusuri
24 C
id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Wisata
  • Opini
  • Info dan Tips
  • Kesehatan
  • Kuliner
Telusuri
SuryaTribun.Com

Beranda Daerah Headline Hukrim Peristiwa Surabaya Developer Darmo Hill Surabaya Dilaporkan ke Polda Jatim, Diduga Intimidasi Jurnalist saat Peliputan
Daerah Headline Hukrim Peristiwa Surabaya

Developer Darmo Hill Surabaya Dilaporkan ke Polda Jatim, Diduga Intimidasi Jurnalist saat Peliputan

Redaksi
Redaksi
19 Agu, 2024 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SURABAYA, SuryaTribun.Com – Seorang pria berinisial R (56), berprofesi sebagai jurnalist di salah satu media mengaku merasa terancam saat meliput di Kantor Developer Darmo Hill yang sedang bermediasi dengan salah satu Ormas di Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Senin, 19 Agustus 2024.

R mengadukan permasalahannya ke Advokat D. Firmansyah, SH dan Partner yang beralamat di Jalan Peneleh Nomer 128 Surabaya, dengan tindakan Developer Darmo Hill telah melakukan perbuatan tidak menyenangkan, menghalangi, mengintimidasi, merampas handphone, dan menghalangi peliputan.

Advokat D. Firmansyah, SH membenarkan, ia bersama korban R mendatangi Mapolda Jatim guna mengadukan Developer Perumahan Darmo Hill Surabaya berinisial PR. 

Ia menjelaskan, kronologi kejadian bermula saat clientnya pada Kamis, 15 Agustus 2024, pukul 11.46 WIB, datang ke TKP untuk melakukan peliputan demo.

“Namun setibanya di sana, client saya (korban) dizolimi. Awalnya, melalui jalur hijau dikarenakan ada demo, kemudian memarkirkan sepedanya di sebelah motor-motor milik aparat. Kemudian ada yang melaporkan korban karena melakukan liputan di tempat tersebut,” tuturrnya.

Firmansyah menjelaskan, awalnya korban ditanya oleh seseorang, apakah sudah izin kepada mereka yang ada di sana. Korban pun menjawab jika sudah izin kepada warga dan jika kepada pihak pengembang akan melakukan izin.

“Saat itu, korban melihat kedua belah pihak terjadi mediasi antara pengembang dan warga di salah satu pos yang ada di sana. Lalu korban mencoba mengambil dokumentasi foto dan vidio disaat mediasi berlangsung,” ujarnya.

“Kemudian tak lama terjadi gesekan hingga ada oknum Ormas dan aparat yang turut mengamankan agar tidak terjadi gesekan,” sambungnya 

Korban pun memasuki kawasan kantor, lalu melihat seorang wanita paruh baya yang diketahui sebagai Recepsionis kantor tersebut. Korban lalu menanyakan kemana harus izin untuk meminta penjelasan.

Saat menanyakan, kata Firmansyah, korban justru dimaki-maki, dan dirampas handphonenya, dan disuruh untuk menghapus foto-foto dan video yang telah diambil, tapi korban tidak mau.

“Id Card dirampas, dan meminta KTP. Korban semakin dipojokkan, lalu dihampiri seseorang berwajah blasteran Arab, memaki-maki dengan kata-kata jelek dan terakhir mengucapkan, ‘Kamu itu wes tuwek (kamu sudah tua)”. Kata-kata itu diulang-ulang terus,” urainya Firmansyah

Sementara itu, korban R kepada media ini mengaku trauma terkait peristiwa itu.

“Saya shock, karena diintimidasi, dibentak, dikatakan dengan bahasa kotor, disekap selama satu jam di ruangan tertutup dengan dijaga Security seolah saya ini maling. Sehingga saya dikeluarkan oleh Kanit Reskrim Polsek Dukuh Pakis,” tuturnya.

Akibat dugaan perbuatannya, terlapor terancam melanggar UU RI Nomor 40 Tahun 1999 dalam Pasal 4 ayat (1) dan ayat (2) ayat (3) yang berbunyi Pasal 4 (1) Kemerdekaan pers dijamin sebagai hak asasi warga negara. (2) Terhadap pers nasional tidak dikenakan penyensoran. (3) Untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak Presiden RI, pembredelan atau pelarangan penyiaran.

Juga Pasal 18 ayat (1) yang berbunyi Pasal 18 (1) Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp. 500 juta. 

Di tempat berbeda saat dikonfirmasi melalui seluler Dirreskrimsus Polda Jatim, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan mengatakan, pihaknya akan mengkaji terlebih dahulu terkait perkara tersebut.

“Kami akan mengkaji terkait perkara ini,” ucapnya singkat. (*/red)

Via Daerah
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertiser

Advertiser

Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

Diduga Aniaya Karyawan SPBU, Oknum ASN di Tuban Ditangkap Polisi

Admin- Rabu, Februari 11, 2026 0
Diduga Aniaya Karyawan SPBU, Oknum ASN di Tuban Ditangkap Polisi
TUBAN, Surya Tribun .Com - Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur (Jatim), berinisial J viral di media sosial la…

Berita Terpopuler

Mujahadah Kubro Satu Abad NU, Tempat Hiburan Malam di Malang Diminta Tutup Sementara

Mujahadah Kubro Satu Abad NU, Tempat Hiburan Malam di Malang Diminta Tutup Sementara

Minggu, Februari 08, 2026
Misteri di Balik Tirai Sepanduk Tersimpan Ribuan Butir Obat Terlarang, Warga Minta Kapolrestabes Bandung Tindak Tegas

Misteri di Balik Tirai Sepanduk Tersimpan Ribuan Butir Obat Terlarang, Warga Minta Kapolrestabes Bandung Tindak Tegas

Minggu, Februari 08, 2026
Merasa Dibekingi Ulama Besar NU, Prabowo: Saya Jadi Lebih Berani Membela Rakyat

Merasa Dibekingi Ulama Besar NU, Prabowo: Saya Jadi Lebih Berani Membela Rakyat

Senin, Februari 09, 2026
Marak Penjual Obat Terlarang, Oknum Polisi di Cimahi Selatan Diduga Terima Uang Kordinasi

Marak Penjual Obat Terlarang, Oknum Polisi di Cimahi Selatan Diduga Terima Uang Kordinasi

Senin, Februari 02, 2026
Lagi, KPK OTT di Depok

Lagi, KPK OTT di Depok

Jumat, Februari 06, 2026
Update Dampak Angin Kencang di Banyuwangi, 52 Rumah Rusak

Update Dampak Angin Kencang di Banyuwangi, 52 Rumah Rusak

Senin, Februari 09, 2026
Soal Fenomena Warga Berburu Emas di Parit, Begini Penjelasan Lurah Parteker

Soal Fenomena Warga Berburu Emas di Parit, Begini Penjelasan Lurah Parteker

Minggu, Februari 01, 2026
Dua Pria di Surabaya Divonis Dua Tahun Empat Bulan gegara Edarkan Uang Palsu

Dua Pria di Surabaya Divonis Dua Tahun Empat Bulan gegara Edarkan Uang Palsu

Rabu, Februari 04, 2026
Pengusaha Minyak Riza Chalid Resmi Jadi Buronan Internasional

Pengusaha Minyak Riza Chalid Resmi Jadi Buronan Internasional

Selasa, Februari 03, 2026
Gegara Tak Disiapkan Makan dan Kopi, Pria di Blitar Bunuh Istri

Gegara Tak Disiapkan Makan dan Kopi, Pria di Blitar Bunuh Istri

Rabu, Februari 04, 2026

Berita Terpopuler

Mujahadah Kubro Satu Abad NU, Tempat Hiburan Malam di Malang Diminta Tutup Sementara

Mujahadah Kubro Satu Abad NU, Tempat Hiburan Malam di Malang Diminta Tutup Sementara

Minggu, Februari 08, 2026
Misteri di Balik Tirai Sepanduk Tersimpan Ribuan Butir Obat Terlarang, Warga Minta Kapolrestabes Bandung Tindak Tegas

Misteri di Balik Tirai Sepanduk Tersimpan Ribuan Butir Obat Terlarang, Warga Minta Kapolrestabes Bandung Tindak Tegas

Minggu, Februari 08, 2026
Merasa Dibekingi Ulama Besar NU, Prabowo: Saya Jadi Lebih Berani Membela Rakyat

Merasa Dibekingi Ulama Besar NU, Prabowo: Saya Jadi Lebih Berani Membela Rakyat

Senin, Februari 09, 2026
Marak Penjual Obat Terlarang, Oknum Polisi di Cimahi Selatan Diduga Terima Uang Kordinasi

Marak Penjual Obat Terlarang, Oknum Polisi di Cimahi Selatan Diduga Terima Uang Kordinasi

Senin, Februari 02, 2026
Lagi, KPK OTT di Depok

Lagi, KPK OTT di Depok

Jumat, Februari 06, 2026
Update Dampak Angin Kencang di Banyuwangi, 52 Rumah Rusak

Update Dampak Angin Kencang di Banyuwangi, 52 Rumah Rusak

Senin, Februari 09, 2026
Soal Fenomena Warga Berburu Emas di Parit, Begini Penjelasan Lurah Parteker

Soal Fenomena Warga Berburu Emas di Parit, Begini Penjelasan Lurah Parteker

Minggu, Februari 01, 2026
Dua Pria di Surabaya Divonis Dua Tahun Empat Bulan gegara Edarkan Uang Palsu

Dua Pria di Surabaya Divonis Dua Tahun Empat Bulan gegara Edarkan Uang Palsu

Rabu, Februari 04, 2026
Pengusaha Minyak Riza Chalid Resmi Jadi Buronan Internasional

Pengusaha Minyak Riza Chalid Resmi Jadi Buronan Internasional

Selasa, Februari 03, 2026
Gegara Tak Disiapkan Makan dan Kopi, Pria di Blitar Bunuh Istri

Gegara Tak Disiapkan Makan dan Kopi, Pria di Blitar Bunuh Istri

Rabu, Februari 04, 2026
SuryaTribun.Com

About Us

SuryaTribun.Com merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: redaksi.suryatribun@gmain.com

Follow Us

Copyright © 2025 SuryaTribun.Com
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber