Telusuri
24 C
id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Wisata
  • Opini
  • Info dan Tips
  • Kesehatan
  • Kuliner
SuryaTribun.Com
Telusuri
SuryaTribun.Com

Beranda Daerah Headline Madiun Peristiwa Ribuan Warga di Madiun Terdampak Banjir dan Longsor
Daerah Headline Madiun Peristiwa

Ribuan Warga di Madiun Terdampak Banjir dan Longsor

Redaksi
Redaksi
17 Mar, 2025 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

MADIUN, SuryaTribun.Com – Sebanyak 2.000 warga terdampak dan 500 rumah terendam akibat bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Madiun, Jawa Timur (Jatim), sejak Sabtu, 15 Maret 2025.

Selain itu, satu orang dinyatakan hilang dan lima rumah mengalami kerusakan berat.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Lubis mengatakan, bencana banjir terjadi lima kecamatan, dan tanah longsor di dua kecamatan.

“Ada lima kecamatan yang terdampak bencana banjir, di antaranya Dagangan, Balerejo, Madiun, Wonoasri, dan Wungu. Sementara itu, dua kecamatan yang terdampak bencana tanah longsor adalah Kecamatan Kare dan Gemarang,” kata Boby kepada wartawan, Senin, 17 Maret 2025.

Boby mengatakan, bencana banjir dan tanah longsor dipicu cuaca ekstrem dengan kondisi curah hujan yang tinggi.

Bahkan, kata dia, durasi hujan yang melanda Kabupaten Madiun dua hari lalu mencapai delapan jam.

“Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terjadi mulai pukul 15.00 hingga pukul 23.00 WIB,” ujarnya.

Boby menambahkan, sebanyak 21 desa di tujuh kecamatan terdampak bencana akibat cuaca ekstrem dua hari lalu.

Selain itu, kata dia, satu orang yang hilang akibat terseret arus sungai belum ditemukan sampai hari ini.

Menurut Boby, bencana tanah longsor melanda di tujuh titik di dua kecamatan di Kabupaten Madiun. Akibatnya, empat rumah rusak.

“Tanah longsor menerjang satu rumah warga Kecamatan Kare dan tiga rumah di Kecamatan Gemarang. Rata-rata tembok jebol karena diterjang tanah longsor,” ujarnya.

Untuk penanganannya, kata Boby, warga yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor sudah mendapatkan bantuan logistik.

Sementara itu, pencarian orang hilang masih terus dilakukan di beberapa titik. Hanya saja, sampai saat ini, warga bernama Wahyudiono, warga Kecamatan Dagangan yang hilang terseret arus tersebut, belum ditemukan.

Ia menambahkan, seluruh warga yang terdampak banjir kini sudah kembali ke rumah masing-masing setelah air surut.

Kendati demikian, warga tetap diminta waspada mengingat cuaca ekstrem masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan. (*/red)

Via Daerah
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertiser

Advertiser

Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

Mantan Ketua DPRD Ponorogo Jadi Tersangka Korupsi Tunjangan Perumahan

Redaksi- Minggu, Agustus 09, 2026 0
Mantan Ketua DPRD Ponorogo Jadi Tersangka Korupsi Tunjangan Perumahan
Mantan Ketua DPRD Ponorogo 2019-2024 saat digiring ke mobil tahanan di Kantor Kejari Ponorogo, Jalan MT Haryono, Kelurahan Jingglong, Kecamatan/Kabupaten Ponor…

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

SuryaTribun.Com

About Us

SuryaTribun.Com merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: redaksi.suryatribun@gmain.com

Follow Us

Copyright © 2025 SuryaTribun.Com
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber