Telusuri
24 C
id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Wisata
  • Opini
  • Info dan Tips
  • Kesehatan
  • Kuliner
SuryaTribun.Com
Telusuri
SuryaTribun.Com

Beranda Headline Nasional Peristiwa Operasi SAR Ponpes Al Khoziny Masuki Tahap Evakuasi Korban Meninggal
Headline Nasional Peristiwa

Operasi SAR Ponpes Al Khoziny Masuki Tahap Evakuasi Korban Meninggal

Redaksi
Redaksi
03 Okt, 2025 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Operasi SAR Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim). 

JAKARTA, SuryaTribun.Com – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, menyatakan, operasi pencarian dan pertolongan (search and rescue/SAR) terhadap korban insiden ambruknya salah satu gedung Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo, kini memasuki tahap evakuasi korban meninggal dunia.

“Mulai Kamis (2/10) pagi, proses dilakukan dengan bantuan alat berat setelah hingga saat itu tidak lagi ditemukan tanda-tanda adanya korban selamat di bawah reruntuhan bangunan empat lantai tersebut,” ujar Suharyanto kepada wartawan, Kamis, 02 Oktober 2025.

Menurutnya, pihaknya bersama Menko PMK, Pratikno, telah menemui keluarga korban untuk memberikan penjelasan sekaligus dukungan. Pertemuan berlangsung di Posko Darurat BNPB yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian pada Kamis pagi, 02 Oktober 2025.

Dia menjelaskan, hasil asesmen mendalam yang dilakukan hingga Rabu malam, 01 Oktober 2025, menunjukkan tim SAR gabungan memastikan tidak ada lagi tanda-tanda kehidupan di lokasi kejadian.

“Sudah tidak ada tanda-tanda kehidupan. Tim SAR gabungan memutuskan untuk masuk ke tahap selanjutnya, yaitu mengevakuasi korban yang sudah meninggal menggunakan alat-alat berat,” tuturnya.

Ia mengatakan, penjelasan itu kemudian menjadi dasar bagi keluarga korban untuk menyepakati kelanjutan operasi SAR sesuai dengan protokol yang berlaku. Pihak keluarga pun menyatakan siap menerima apa pun hasil evakuasi dengan lapang dada.

“Keluarga korban sudah sepakat dan meminta kami melanjutkan operasi SAR menggunakan alat berat. Mereka sudah menandatangani berita acara,” ujarnya.

Berdasarkan data yang dimutakhirkan hingga Kamis, 02 Oktober 2025, pukul 16.30 WIB, jumlah korban yang berhasil dievakuasi sebanyak 108 orang dengan rincian 30 orang masih dirawat di rumah sakit, 73 orang sudah diperbolehkan pulang, 5 orang meninggal dunia, serta 58 orang masih dalam pencarian. (*/red)

Via Headline
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertiser

Advertiser

Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

Kapolsek Cikande Tegaskan Kasus Dugaan Calo Tenaga Kerja Tetap Berjalan, Pelapor Terima SP2HP

Redaksi- Jumat, Juni 05, 2026 0
Kapolsek Cikande Tegaskan Kasus Dugaan Calo Tenaga Kerja Tetap Berjalan, Pelapor Terima SP2HP
Foto ilustrasi: Mapolsek Cikande.  SERANG, Surya Tribun .Com – Polsek Cikande menegaskan bahwa laporan dugaan penipuan berkedok perekrutan tenaga kerja dengan …

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

SuryaTribun.Com

About Us

SuryaTribun.Com merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: redaksi.suryatribun@gmain.com

Follow Us

Copyright © 2025 SuryaTribun.Com
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber