Telusuri
24 C
id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Wisata
  • Opini
  • Info dan Tips
  • Kesehatan
  • Kuliner
SuryaTribun.Com
Telusuri
SuryaTribun.Com

Beranda Budaya Headline Wisata Templestay di Korea, Ketika Tradisi Bertemu dengan Modernitas
Budaya Headline Wisata

Templestay di Korea, Ketika Tradisi Bertemu dengan Modernitas

Redaksi
Redaksi
11 Des, 2023 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Apply Weather stripping in Hwaeomsa temple. 

"Special Templestay" berlanjut pada Visit Korea 2023-2024

SEOUL, SuryaTribun.Com – Dalam rangka Visit Korea 2023-2024, Templestay melanjutkan programnya pada tahun depan yang bernama "Special Templestay" di wihara-wihara utama. Program ini tersedia dalam bahasa Inggris dan bahasa asing lain.

Wihara melestarikan tradisi pemeluk Buddha di Korea yang telah eksis selama 1.700 tahun sehingga kita dapat merasakan pengalaman hidup masa lalu pada saat ini. Lewat program Templestay, pengunjung dapat tinggal di wihara, serta mempelajari sejarah dan tradisi wihara.

Wihara bukan hanya benda peninggalan sejarah, melainkan tempat yang berdenyut dengan berbagai aktivitas. Di wihara, biksu menjalani kehidupan, makan, tidur, dan berlatih seperti yang dilakukan pendahulunya 1.700 tahun lalu.

Meski waktu telah berganti, tradisi tetap bertahan. Untuk melestarikan dan mewariskan aset budaya yang unik dari Buddhisme di Korea, biksu menjaga dan mengelola wihara, serta berinteraksi dengan publik. Di wihara, setiap orang dapat mendalami kehidupan biksu, mulai dari masa lalu hingga masa kini.

Sepanjang hari, wihara selalu sibuk. Biksu membangunkan setiap makhluk hidup dengan membunyikan giring-giring dari bahan kayu (Monk-tak), sebuah ritual yang disebut "Doryangseok", sekitar jam 3-4 dini hari. Lalu, biksu membaca kitab suci Buddha pada subuh hari "Yebul (ritual pemeluk Buddha)", berikrar mengikuti jalan Buddha menuju pencerahan.

"Yebul" berlangsung tiga kali sehari, dan di luar ritual ini, pengunjung wihara dapat mengikuti kegiatan merawat wihara ("Ulreok") atau melakukan tugas yang telah ditentukan. Biksu berdoa dan bermeditasi sebagai bagian dari rutinitas di wihara.

Peserta program Templestay biasanya tinggal satu malam atau dua hari di wihara, serta mengikuti kegiatan yang menyerupai rutinitas biksu. Mereka juga bergabung dalam "Yebul" untuk membersihkan jiwa dan raga, serta mempelajari "108 bae" (108 sikap sujud) dan "Chamseon", atau meditasi Seon.

Selain itu, peserta program ikut membuat "yeomju", tasbih agama Buddha, atau berdiskusi dengan biksu sambil menikmati secangkir teh untuk mempelajari pola pikirnya dan mencari waktu membersihkan pikiran.

Anguksa temple, Muju, Jeollabuk-do. 

Kuliner di wihara menghadirkan pengalaman unik bagi orang-orang yang tinggal pada era modern. Tanpa bahan kimia dan memakai bahan-bahan yang diambil langsung dari alam, kuliner ini mencerminkan pola makan yang menyehatkan kondisi fisik biksu selama berabad-abad.

Nilai-nilai tradisional mendasari kuliner di wihara, khususnya prinsip "mensyukuri segala sesuatu". Orang-orang yang hidup di era modern terbiasa dengan bahan makanan yang selalu tersedia. Maka, mereka akan belajar mengapresiasi bahan pangan yang diambil langsung dari alam lewat kuliner di wihara tersebut, serta belajar menerapkan prinsip "kesahajaan", hanya mengonsumsi yang dibutuhkan oleh tubuh.

Selain menjalani pola makan sebagai pengalaman unik, meditasi membuat seseorang mencermati dan menyadari kondisi tubuhnya.

Dalam konteks ini, Templestay menjadi program unik ketika kita berlibur ke Korea. Bagi Anda yang ingin mengeksplorasi sejarah masa lalu dan kehidupan modern di Korea, serta mendalami esensi Buddhisme di Korea, Templestay akan menjadi pilihan ideal.

Informasi lebih lanjut tentang Templestay atau membuat reservasi tersedia di situs Templestay versi bahasa Inggris.

https://www.koreatemplefood.com/eng/main/main.html


Sumber: PRNewswire

Via Budaya
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertiser

Advertiser

Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

Warga Klurak Candi Berharap Bupati Sidoarjo Berani Tegas Berantas Perjudian

Redaksi- Senin, Oktober 19, 2026 0
Warga Klurak Candi Berharap Bupati Sidoarjo Berani Tegas Berantas Perjudian
Diduga lokasi aktivitas sabung ayam dan perjudian dadu cap jikie di Desa Klurak, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, Jatim.  SIDOARJO, Surya - Tribun .Com — …

Berita Terpopuler

Laporan Dugaan Penipuan MS Blesse Bigget Teregister di Polrestabes Surabaya, Kerugian Korban Rp 886 Juta

Laporan Dugaan Penipuan MS Blesse Bigget Teregister di Polrestabes Surabaya, Kerugian Korban Rp 886 Juta

Minggu, Oktober 18, 2026
Polda Jatim Naikkan Kasus Dugaan Arisan Bodong ke Tahap Penyidikan, Kerugian Rp 4 Miliar

Polda Jatim Naikkan Kasus Dugaan Arisan Bodong ke Tahap Penyidikan, Kerugian Rp 4 Miliar

Kamis, Oktober 15, 2026
Kata Prabowo soal Usulan Hukuman Mati Bagi Koruptor

Kata Prabowo soal Usulan Hukuman Mati Bagi Koruptor

Jumat, September 18, 2026
Buron Pembunuhan Sadis Wanita di Surabaya Ditangkap di Malaysia

Buron Pembunuhan Sadis Wanita di Surabaya Ditangkap di Malaysia

Kamis, Oktober 15, 2026
Warga Klurak Candi Berharap Bupati Sidoarjo Berani Tegas Berantas Perjudian

Warga Klurak Candi Berharap Bupati Sidoarjo Berani Tegas Berantas Perjudian

Senin, Oktober 19, 2026
Prabowo Sebut Kelapa Sawit Tanaman Ajaib, Bisa Jadi Solar hingga Obat

Prabowo Sebut Kelapa Sawit Tanaman Ajaib, Bisa Jadi Solar hingga Obat

Selasa, September 22, 2026
Respons Aduan Warga Karangbong, DPRD Sidoarjo Gelar Hearing Soal Infrastruktur dan Keselamatan Jalan

Respons Aduan Warga Karangbong, DPRD Sidoarjo Gelar Hearing Soal Infrastruktur dan Keselamatan Jalan

Kamis, September 17, 2026
AMI Jatim Minta Jajaran Kepolisian Menelusuri Dua Nomor WhatsApp Diduga Berikan Informasi Tidak Bertanggung Jawab

AMI Jatim Minta Jajaran Kepolisian Menelusuri Dua Nomor WhatsApp Diduga Berikan Informasi Tidak Bertanggung Jawab

Kamis, September 17, 2026
Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp 10,4 Miliar di Tulungagung

Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp 10,4 Miliar di Tulungagung

Jumat, Mei 15, 2026
6.145 KK Terdampak Banjir di Kota Tangerang

6.145 KK Terdampak Banjir di Kota Tangerang

Rabu, Juli 09, 2025

Berita Terpopuler

Laporan Dugaan Penipuan MS Blesse Bigget Teregister di Polrestabes Surabaya, Kerugian Korban Rp 886 Juta

Laporan Dugaan Penipuan MS Blesse Bigget Teregister di Polrestabes Surabaya, Kerugian Korban Rp 886 Juta

Minggu, Oktober 18, 2026
Polda Jatim Naikkan Kasus Dugaan Arisan Bodong ke Tahap Penyidikan, Kerugian Rp 4 Miliar

Polda Jatim Naikkan Kasus Dugaan Arisan Bodong ke Tahap Penyidikan, Kerugian Rp 4 Miliar

Kamis, Oktober 15, 2026
Kata Prabowo soal Usulan Hukuman Mati Bagi Koruptor

Kata Prabowo soal Usulan Hukuman Mati Bagi Koruptor

Jumat, September 18, 2026
Buron Pembunuhan Sadis Wanita di Surabaya Ditangkap di Malaysia

Buron Pembunuhan Sadis Wanita di Surabaya Ditangkap di Malaysia

Kamis, Oktober 15, 2026
Warga Klurak Candi Berharap Bupati Sidoarjo Berani Tegas Berantas Perjudian

Warga Klurak Candi Berharap Bupati Sidoarjo Berani Tegas Berantas Perjudian

Senin, Oktober 19, 2026
Prabowo Sebut Kelapa Sawit Tanaman Ajaib, Bisa Jadi Solar hingga Obat

Prabowo Sebut Kelapa Sawit Tanaman Ajaib, Bisa Jadi Solar hingga Obat

Selasa, September 22, 2026
Respons Aduan Warga Karangbong, DPRD Sidoarjo Gelar Hearing Soal Infrastruktur dan Keselamatan Jalan

Respons Aduan Warga Karangbong, DPRD Sidoarjo Gelar Hearing Soal Infrastruktur dan Keselamatan Jalan

Kamis, September 17, 2026
AMI Jatim Minta Jajaran Kepolisian Menelusuri Dua Nomor WhatsApp Diduga Berikan Informasi Tidak Bertanggung Jawab

AMI Jatim Minta Jajaran Kepolisian Menelusuri Dua Nomor WhatsApp Diduga Berikan Informasi Tidak Bertanggung Jawab

Kamis, September 17, 2026
Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp 10,4 Miliar di Tulungagung

Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp 10,4 Miliar di Tulungagung

Jumat, Mei 15, 2026
6.145 KK Terdampak Banjir di Kota Tangerang

6.145 KK Terdampak Banjir di Kota Tangerang

Rabu, Juli 09, 2025
SuryaTribun.Com

About Us

SuryaTribun.Com merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: redaksi.suryatribun@gmain.com

Follow Us

Copyright © 2026 SuryaTribun.Com
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber