Telusuri
24 C
id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Wisata
  • Opini
  • Info dan Tips
  • Kesehatan
  • Kuliner
Telusuri
SuryaTribun.Com

Beranda Penuh Calo dan Kecurangan! Samsat Surabaya Barat Diduga Jadi Sarang Jalur Belakang, Warga Resmi Diperlakukan Seperti Pengemis Penuh Calo dan Kecurangan! Samsat Surabaya Barat Diduga Jadi Sarang Jalur Belakang, Warga Resmi Diperlakukan Seperti Pengemis

Penuh Calo dan Kecurangan! Samsat Surabaya Barat Diduga Jadi Sarang Jalur Belakang, Warga Resmi Diperlakukan Seperti Pengemis

Redaksi
Redaksi
19 Jul, 2025 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


Surabaya — Kantor Samsat Surabaya Barat tak ubahnya pasar liar. Bukan sekadar tempat pelayanan publik, tapi kini jadi arena bebas bagi para calo yang mondar-mandir membawa berkas warga—bebas masuk tanpa dicegat, bebas keluar sambil tersenyum membawa hasil yang didapat dari "jalur belakang".

Pantauan di lapangan pada 19 Juli 2025 mengungkap kenyataan pahit: cukup bayar Rp250 ribu ke calo, semua urusan bisa beres dalam waktu singkat. Tak perlu antre panjang, tak perlu bawa dokumen lengkap. Semua “diuruskan”, dengan jaminan cepat dan aman. Sebaliknya, masyarakat yang memilih jalur resmi justru diabaikan, dipingpong antar loket, dan diperlakukan seperti pengganggu sistem.

Seorang warga asal Benowo yang tidak mau disebutkan namanya mengaku kesal dan kecewa.

> “Saya datang pagi-pagi, ikut antre, semua berkas lengkap. Tapi saya disuruh nunggu lama dan bolak-balik tanpa kepastian. Sementara yang pakai calo tinggal duduk, sejam kemudian sudah selesai. Kita yang taat aturan malah dianggap beban,” ujarnya dengan nada geram.

Situasi ini memperlihatkan wajah buram pelayanan publik. Calo-calo bergerak leluasa, membawa berkas keluar-masuk ruang pelayanan seolah sudah jadi bagian dari struktur internal. Tidak ada satu pun petugas yang menindak. Istilah “jalur komando” kerap dilontarkan sebagai isyarat bahwa mereka terlindungi, bahkan “dibekingi” oleh oknum dalam.

Mirisnya, instansi yang seharusnya bertanggung jawab, yaitu Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Timur, justru terkesan abai dan bungkam. Padahal, keberadaan calo di lingkup Samsat Surabaya Barat bukan lagi isapan jempol. Jika tak ada penindakan tegas, sangat mungkin ada pembiaran sistematis atau bahkan keterlibatan lebih dalam dari jajaran atas.

Jika Dirlantas Polda Jatim tidak segera bergerak dan membersihkan praktik busuk ini, publik berhak mencurigai: siapa sebenarnya yang menikmati aliran uang dari sistem jalur belakang ini? Pelayanan publik bukan ruang transaksi gelap. Ketika masyarakat yang jujur justru dipersulit, maka kepercayaan terhadap institusi penegak hukum benar-benar sedang berada di titik nadir.

Samsat Surabaya Barat hari ini bukanlah simbol pelayanan negara, melainkan cermin kelumpuhan sistem. Bila tidak segera ditertibkan, kantor ini hanya akan terus menjadi tempat legalisasi kecurangan yang dipelihara bersama.
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertiser

Advertiser

Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

Viral Emak-emak Pedagang Mainan Anak Berkelahi sampai Terguling di Alun-alun Sidoarjo

Admin- Selasa, Februari 03, 2026 0
Viral Emak-emak Pedagang Mainan Anak Berkelahi sampai Terguling di Alun-alun Sidoarjo
Perkelahian dua emak-emak pedagang mainan di Alun-alun Sidoarjo.  SIDOARJO, Surya Tribun .Com - Viral di media sosial video yang memperlihatkan dua orang emak-…

Berita Terpopuler

Sepanjang Januari 2026, Polresta Malang Kota Ungkap Puluhan Kasus Narkotika

Sepanjang Januari 2026, Polresta Malang Kota Ungkap Puluhan Kasus Narkotika

Jumat, Januari 30, 2026
Marak Penjual Obat Terlarang, Oknum Polisi di Cimahi Selatan Diduga Terima Uang Kordinasi

Marak Penjual Obat Terlarang, Oknum Polisi di Cimahi Selatan Diduga Terima Uang Kordinasi

Senin, Februari 02, 2026
Soal Fenomena Warga Berburu Emas di Parit, Begini Penjelasan Lurah Parteker

Soal Fenomena Warga Berburu Emas di Parit, Begini Penjelasan Lurah Parteker

Minggu, Februari 01, 2026
Jokowi Janji Bakal Habis-habisan demi PSI: Saya akan Bekerja Keras

Jokowi Janji Bakal Habis-habisan demi PSI: Saya akan Bekerja Keras

Minggu, Februari 01, 2026
Respon dan Kerja Keras Satresnarkoba Polrestabes Bandung dalam Memberantas Peredaran Obat Daftar G Patut Diacungi Jempol

Respon dan Kerja Keras Satresnarkoba Polrestabes Bandung dalam Memberantas Peredaran Obat Daftar G Patut Diacungi Jempol

Sabtu, Desember 27, 2025
Prabowo Bilang Uang Rp 6,62 Triliun Hasil Penertiban Hutan Bisa Bangun 100 Ribu Rumah Korban Bencana Sumatera

Prabowo Bilang Uang Rp 6,62 Triliun Hasil Penertiban Hutan Bisa Bangun 100 Ribu Rumah Korban Bencana Sumatera

Jumat, Desember 26, 2025
Pengusaha Minyak Riza Chalid Resmi Jadi Buronan Internasional

Pengusaha Minyak Riza Chalid Resmi Jadi Buronan Internasional

Selasa, Februari 03, 2026

Berita Terpopuler

Sepanjang Januari 2026, Polresta Malang Kota Ungkap Puluhan Kasus Narkotika

Sepanjang Januari 2026, Polresta Malang Kota Ungkap Puluhan Kasus Narkotika

Jumat, Januari 30, 2026
Marak Penjual Obat Terlarang, Oknum Polisi di Cimahi Selatan Diduga Terima Uang Kordinasi

Marak Penjual Obat Terlarang, Oknum Polisi di Cimahi Selatan Diduga Terima Uang Kordinasi

Senin, Februari 02, 2026
Soal Fenomena Warga Berburu Emas di Parit, Begini Penjelasan Lurah Parteker

Soal Fenomena Warga Berburu Emas di Parit, Begini Penjelasan Lurah Parteker

Minggu, Februari 01, 2026
Jokowi Janji Bakal Habis-habisan demi PSI: Saya akan Bekerja Keras

Jokowi Janji Bakal Habis-habisan demi PSI: Saya akan Bekerja Keras

Minggu, Februari 01, 2026
Respon dan Kerja Keras Satresnarkoba Polrestabes Bandung dalam Memberantas Peredaran Obat Daftar G Patut Diacungi Jempol

Respon dan Kerja Keras Satresnarkoba Polrestabes Bandung dalam Memberantas Peredaran Obat Daftar G Patut Diacungi Jempol

Sabtu, Desember 27, 2025
Prabowo Bilang Uang Rp 6,62 Triliun Hasil Penertiban Hutan Bisa Bangun 100 Ribu Rumah Korban Bencana Sumatera

Prabowo Bilang Uang Rp 6,62 Triliun Hasil Penertiban Hutan Bisa Bangun 100 Ribu Rumah Korban Bencana Sumatera

Jumat, Desember 26, 2025
Pengusaha Minyak Riza Chalid Resmi Jadi Buronan Internasional

Pengusaha Minyak Riza Chalid Resmi Jadi Buronan Internasional

Selasa, Februari 03, 2026
SuryaTribun.Com

About Us

SuryaTribun.Com merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: redaksi.suryatribun@gmain.com

Follow Us

Copyright © 2025 SuryaTribun.Com
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber