Telusuri
24 C
id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Wisata
  • Opini
  • Info dan Tips
  • Kesehatan
  • Kuliner
SuryaTribun.Com
Telusuri
SuryaTribun.Com

Beranda Daerah Headline Probolinggo Gubernur Khofifah Ungkap Kendala Pemadaman 176 Hektare Kebakaran Bromo
Daerah Headline Probolinggo

Gubernur Khofifah Ungkap Kendala Pemadaman 176 Hektare Kebakaran Bromo

Redaksi
Redaksi
08 Agu, 2026 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Gubernur Khofifah Indar Parawansa meninjau penanganan kebakaran Gunung Bromo. 

PROBOLINGGO, SuryaTribun.Com - Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur (Jatim), belum berjalan maksimal. 

Angin kencang yang melanda kawasan Bromo dan Malang menjadi salah satu kendala utama operasi water bombing menggunakan helikopter. 

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, kondisi angin membuat pergerakan helikopter tidak bisa dipastikan, termasuk jumlah sorti yang dapat dilakukan dalam sehari. 

Di sisi lain, luas area terdampak kebakaran terus bertambah hingga mencapai sekitar 176 hektare. 

"Kadang-kadang anginnya cukup kuat di sini, sehingga tidak bisa dihitung secara normal. Kalau dari jam 7 bisa berapa kali sorti, itu tidak semua bisa dihitung karena kalau angin kencang heli tidak bisa beroperasi," ujarnya kepada wartawan di lokasi hutan Gunung Bromo terbakar, Jumat, 07 Agustus 2026. 

Khofifah mengatakan, luas kebakaran meningkat signifikan sejak awal kejadian. Area yang semula terkonfirmasi terbakar seluas 7,9 hektare kemudian berkembang menjadi 44 hektare, 51 hektare, hingga terbaru mencapai sekitar 176 hektare. 

"Ini kita kembali mengalami musibah ya. Kebakaran di Bromo awal itu terkonfirmasi 7,9 hektare, besoknya menjadi 44, jadi 51, sampai tadi pagi 176 hektare," ujarnya. 

Khofifah mengaku telah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sejak hari kedua kebakaran, tepatnya Selasa. 

Koordinasi tersebut dilakukan untuk mempercepat bantuan penanganan, termasuk meminta dukungan helikopter berkapasitas besar yang mampu melakukan water bombing hingga 1.000 liter. 

"Sebetulnya sejak hari kedua saya sudah koordinasi dengan BNPB, Pak Sekda juga sudah bersurat untuk dibantu heli yang memiliki kekuatan bisa melakukan water bombing sampai 1.000 liter," tuturnya. 

Satu unit helikopter bantuan dari Kalimantan Tengah telah tiba dan mulai dioperasikan untuk memperkuat pemadaman. 

Helikopter tersebut sebelumnya bergerak dari Palangkaraya menuju Pangkalan Bun, kemudian ke Bandara Juanda dan dilanjutkan ke Abdulrachman Saleh (ABD Saleh) Malang. 

"Pagi tadi baru sampai satu dari Kalimantan Tengah. Hari ini sudah bisa melakukan penguatan upaya pemadaman," imbuhnya. 

Selain helikopter, pemadaman juga sempat dilakukan menggunakan drone water spray. Namun, Khofifah menilai penggunaan drone lebih bersifat pembasahan karena kapasitas air yang dapat dibawa terbatas. 

"Drone itu menurut saya pembasahan ya, karena hanya membawa 100 sampai 150 liter air. Izinnya juga tidak mudah," ucapnya. 

Kepala BNPB juga telah turun langsung ke lokasi dua hari sebelumnya untuk memastikan penanganan kebakaran berjalan optimal. 

Namun, operasi pemadaman udara masih menghadapi kendala cuaca, terutama angin kencang. 

Selain kondisi angin, satu helikopter waterbombing juga memiliki waktu operasi terbatas dari pihak Bandara Abdulrachman Saleh hingga sekitar pukul 16.30 WIB. 

Khofifah mengatakan, bantuan tambahan helikopter dari BNPB dijadwalkan tiba pada Sabtu, 08 Agustus 2026. 

Armada tersebut saat ini berada di Banjarmasin dan akan diterbangkan menuju Malang. 

"Besok Insya Allah akan datang lagi heli perbantuan dari BNPB. Sekarang ada di Banjarmasin, besok Banjarmasin ke ABD Saleh. Kalau ada dua armada, mohon doa semua, anginnya landai sehingga bisa maksimal melakukan water bombing," ujarnya. 

Khofifah menyebut, sumber air untuk operasi water bombing saat ini lebih dekat dibandingkan saat penanganan kebakaran pada 2023. 

Jika sebelumnya pengambilan air dilakukan dari Kaliandra dan Batu, kini helikopter dapat mengambil air dari Ranupani. 

"Supaya lebih dekat, jadi mudah-mudahan besok anginnya landai, mengambil airnya dari Ranupani. Dua heli water bombing bisa maksimal," ujarnya. 

Dengan tambahan armada dan harapan kondisi cuaca membaik, Khofifah berharap pemadaman dapat segera dituntaskan. 

Saat ini, masih ada sekitar tiga titik api yang menjadi fokus utama penanganan. 

"Targetnya tinggal tiga titik. Besok Insyaallah kalau satu lagi datang mudah-mudahan bisa lintas dan segera padam semua," ujarnya. 

Saat ditanya mengenai penyebab kebakaran, Khofifah memilih tidak berspekulasi lebih jauh dan menyerahkan persoalan tersebut kepada pihak yang menangani penyelidikan. 

"Bu, dari penyebabnya kebakaran ini apa sih sebenarnya? Nah jangan tanya saya kalau gitu," pungkasnya. (*/red)

Via Daerah
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertiser

Advertiser

Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

Mantan Ketua DPRD Ponorogo Jadi Tersangka Korupsi Tunjangan Perumahan

Redaksi- Minggu, Agustus 09, 2026 0
Mantan Ketua DPRD Ponorogo Jadi Tersangka Korupsi Tunjangan Perumahan
Mantan Ketua DPRD Ponorogo 2019-2024 saat digiring ke mobil tahanan di Kantor Kejari Ponorogo, Jalan MT Haryono, Kelurahan Jingglong, Kecamatan/Kabupaten Ponor…

Berita Terpopuler

Geledah Kantor Bupati Pamekasan, Kejaksaan Sita Satu Boks Dokumen

Geledah Kantor Bupati Pamekasan, Kejaksaan Sita Satu Boks Dokumen

Kamis, Agustus 06, 2026
Oknum Pegawai Dishub Gresik Pakai Kantor Dinas untuk Pesta Sabu

Oknum Pegawai Dishub Gresik Pakai Kantor Dinas untuk Pesta Sabu

Kamis, Agustus 06, 2026
Duduk Perkara Massa PSHT Geruduk Polrestabes Surabaya, Tolak Premanisme Debt Collector

Duduk Perkara Massa PSHT Geruduk Polrestabes Surabaya, Tolak Premanisme Debt Collector

Sabtu, Agustus 01, 2026
Kejari Tulungagung Geledah Kelurahan Kepatihan, Usut Kasus Korupsi Griya Kanjengan

Kejari Tulungagung Geledah Kelurahan Kepatihan, Usut Kasus Korupsi Griya Kanjengan

Selasa, Juli 14, 2026
Menko Zulhas Sebut Banyak yang Salah Paham: Kopdes Itu Bukan Supermarket

Menko Zulhas Sebut Banyak yang Salah Paham: Kopdes Itu Bukan Supermarket

Jumat, Juli 17, 2026
Ketua KPK Bakal Perketat Sistem Pengamanan Data Usai Pegawai Jadi Tersangka

Ketua KPK Bakal Perketat Sistem Pengamanan Data Usai Pegawai Jadi Tersangka

Sabtu, Agustus 01, 2026
Bulan Kemerdekaan, Gubernur Khofifah Ajak Warga 'Jogo Jatim'

Bulan Kemerdekaan, Gubernur Khofifah Ajak Warga 'Jogo Jatim'

Kamis, Agustus 06, 2026
MK Perintahkan Anggaran MBG Dipisah dari Pos Pendidikan, Berlaku Paling Lambat 2028

MK Perintahkan Anggaran MBG Dipisah dari Pos Pendidikan, Berlaku Paling Lambat 2028

Sabtu, Agustus 01, 2026
Kejagung Janji Ungkap Pemilik Emas 74 Kg dalam Kasus Febrie di Persidangan

Kejagung Janji Ungkap Pemilik Emas 74 Kg dalam Kasus Febrie di Persidangan

Kamis, Agustus 06, 2026
Makam Wanita Pegawai Kejari Mojokerto Dibongkar untuk Otopsi

Makam Wanita Pegawai Kejari Mojokerto Dibongkar untuk Otopsi

Sabtu, Agustus 01, 2026

Berita Terpopuler

Geledah Kantor Bupati Pamekasan, Kejaksaan Sita Satu Boks Dokumen

Geledah Kantor Bupati Pamekasan, Kejaksaan Sita Satu Boks Dokumen

Kamis, Agustus 06, 2026
Oknum Pegawai Dishub Gresik Pakai Kantor Dinas untuk Pesta Sabu

Oknum Pegawai Dishub Gresik Pakai Kantor Dinas untuk Pesta Sabu

Kamis, Agustus 06, 2026
Duduk Perkara Massa PSHT Geruduk Polrestabes Surabaya, Tolak Premanisme Debt Collector

Duduk Perkara Massa PSHT Geruduk Polrestabes Surabaya, Tolak Premanisme Debt Collector

Sabtu, Agustus 01, 2026
Kejari Tulungagung Geledah Kelurahan Kepatihan, Usut Kasus Korupsi Griya Kanjengan

Kejari Tulungagung Geledah Kelurahan Kepatihan, Usut Kasus Korupsi Griya Kanjengan

Selasa, Juli 14, 2026
Menko Zulhas Sebut Banyak yang Salah Paham: Kopdes Itu Bukan Supermarket

Menko Zulhas Sebut Banyak yang Salah Paham: Kopdes Itu Bukan Supermarket

Jumat, Juli 17, 2026
Ketua KPK Bakal Perketat Sistem Pengamanan Data Usai Pegawai Jadi Tersangka

Ketua KPK Bakal Perketat Sistem Pengamanan Data Usai Pegawai Jadi Tersangka

Sabtu, Agustus 01, 2026
Bulan Kemerdekaan, Gubernur Khofifah Ajak Warga 'Jogo Jatim'

Bulan Kemerdekaan, Gubernur Khofifah Ajak Warga 'Jogo Jatim'

Kamis, Agustus 06, 2026
MK Perintahkan Anggaran MBG Dipisah dari Pos Pendidikan, Berlaku Paling Lambat 2028

MK Perintahkan Anggaran MBG Dipisah dari Pos Pendidikan, Berlaku Paling Lambat 2028

Sabtu, Agustus 01, 2026
Kejagung Janji Ungkap Pemilik Emas 74 Kg dalam Kasus Febrie di Persidangan

Kejagung Janji Ungkap Pemilik Emas 74 Kg dalam Kasus Febrie di Persidangan

Kamis, Agustus 06, 2026
Makam Wanita Pegawai Kejari Mojokerto Dibongkar untuk Otopsi

Makam Wanita Pegawai Kejari Mojokerto Dibongkar untuk Otopsi

Sabtu, Agustus 01, 2026
SuryaTribun.Com

About Us

SuryaTribun.Com merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: redaksi.suryatribun@gmain.com

Follow Us

Copyright © 2025 SuryaTribun.Com
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber