Tiga Warga Jember Dikabarkan Masuk Manifest KM Virgo Transport 8 yang Belum Ditemukan
![]() |
| Kapal Virgo Transport 8 (Foto: Ist). |
JEMBER, SuryaTribun.Com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember terus melakukan pemantauan terkait musibah tenggelamnya Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Virgo Transport 8.
Perkembangan terkini, ada tiga warga Jember menjadi korban KMP Virgo Transport 8 yang tenggelan di laut Jawa.
Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo membenarkan adanya tiga warga asal Jember yang terdaftar dan diduga kuat berada dalam pelayaran nahas itu.
BPBD Jember langsung berkoordinasi intensif dengan BPBD Provinsi Jawa Timur serta Pos SAR Basarnas Jember.
"Kami mendapatkan tiga identitas warga asal Kabupaten Jember yang masuk dalam daftar penumpang KMP Virgo Transport 8, yakni Niki Armi (34) pengemudi truk warga Desa Karang Duren Kecamatan Balung, Muhammad Abdul Rosid (30) kernet truk warga Desa Sruni Kecamatan Jenggawah, serta Afi warga Desa Seputih Kecamatan Mayang," ujar Edy, Rabu, 16 September 2026.
Petugas BPBD Jember juga telah mendatangi langsung rumah keluarga para korban. Guna untuk mengumpulkan dokumen kependudukan dan mencatat ciri fisik secara rinci.
"Informasi vital yang kami dapat ini selanjutnya diserahkan kepada Tim Pos SAR Basarnas guna mempermudah proses pencocokan dan identifikasi saat korban ditemukan," ujarnya.
Tak hanya pendataan, BPBD Jember juga menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke rumah para korban. Tujuannya, ialah untuk memberikan pendampingan moral maupun teknis kepada keluarga.
"Kami terjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke rumah para korban untuk memberikan pendampingan teknis maupun moral kepada pihak keluarga yang sedang menanti kepastian kabar," tuturnya.
Mengenai perkembangan pencarian korban, Edy menyebutkan bahwa tim SAR gabungan masih terus bekerja keras di lokasi kejadian.
Sebanyak enam korban tewas kini dievakuasi dan diidentifikasi oleh Tim DVI Polda Jatim.
"Berdasarkan pembaruan data pencarian terkini, dari total 243 penumpang kapal, tercatat 108 orang berhasil ditemukan selamat, enam orang dinyatakan meninggal dunia, dan 129 orang masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan," pungkasnya. (*/red)
