Telusuri
24 C
id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Wisata
  • Opini
  • Info dan Tips
  • Kesehatan
  • Kuliner
Telusuri
SuryaTribun.Com

Beranda Bojonegoro Daerah Headline Warga di Sepanjang Ruas Jalan Pondok Pinang Datangi Kantor Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Cipta Karya
Bojonegoro Daerah Headline

Warga di Sepanjang Ruas Jalan Pondok Pinang Datangi Kantor Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Cipta Karya

Redaksi
Redaksi
08 Mar, 2024 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

BOJONEGORO, SuryaTribun.Com – Warga masyarakat di sepanjang ruas Jalan Pondok Pinang, Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro Kota, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur (Jatim), mengancam bakal menanami jalan tersebut dengan pohon pisang.

Pasalnya, mereka mengaku kesal dengan sikap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro yang dianggap abai terhadap kondisi jalan yang rusak parah.

Sebagai buntut atas kejengkelan yang mereka rasakan, para warga perwakilan empat RT yang bermukim di sepanjang jalan Pondok Pinang, Bojonegoro, kemudian mendatangi Kantor Dinas Pekerjaan Umum Perumahan,  Kawasan Pemukiman, dan Cipta Karya (DPU PKPCK) Bojonegoro, Kamis, 07 Maret 2024.

Kedatangan sekira 30 orang perwakilan warga dari Desa Sukorejo dan Kelurahan Ngrowo, itu diterima oleh Sekretaris DPU PKPCK Bojonegoro, Zamroni.

Saat bertatap muka dengan Zamroni, para pemanfaat jalan yang kini dalam keadaan rusak berat itu didampingi oleh Perkumpulan Pewaris Bangsa (PPB) Bojonegoro dan masing-masing Ketua Rukun Tetangga (RT), yakni RT 17, 33, 38 Desa Sukorejo dan Ketua RT 30 Kelurahan Ngrowo, Kecamatan Bojonegoro.

Ketua PPB Bojonegoro, Alham M. Ubey, mewakili suara warga menyampaikan tentang kondisi jalan Pondok Pinang yang semakin rusak parah. Tetapi tidak pernah diperhatikan oleh pemerintah dan dianggap tidak ada niat memperbaikinya.

“Dana APBD kita ini kan luar biasa besarnya. Membangunkan jalan untuk Kabupaten Blora, Lamongan, dan Majalengka saja mau dan bisa. lni kok membangun jalan untuk rakyatnya sendiri kok tidak mau. Patutlah kalau warga protes dan menuntut keadilan pembangunan di lingkungannya,” katanya.

Melalui Dinas Cipta Karya, warga meminta kepada Pj Bupati Bojonegoro agar dapatnya segera memperbaiki kondisi jalan Pondok Pinang yang lokasinya di tengah kota.

Menurut mantan jurnalis televisi swasta itu, selama ini mindset Pemerintah Bojonegoro menganggap di kawasan Jalan Pondok Pinang masuk aset PT KAI dan hal itu dijadikan kendala utama untuk memperbaiki jalan tersebut.

Padahal kawasan itu merupakan tanah negara dan sangat mungkin masuk aset Kementerian Perhubungan.

Pihaknya memohon agar Pemkab tidak melihat status tanah itu, melainkan bertindak membangun dan melakukan perbaikan. Sedangkan soal nantinya misalnya negara membutuhkan jalur itu untuk keperluan lain, warga tidak keberatan.

“Wong negara yang membutuhkan kok, tapi sekarang perbaiki aja. Toh, semua itu untuk rakyat, untuk kepentingan umum, bukan untuk perorangan,” tegasnya.

Warga bersama PPB juga menuangkan pengaduan dan permohonannya itu ke dalam surat yang ditujukan kepada Pj Bupati Bojonegoro. Surat itu juga ditembuskan kepada Ketua DPRD, Kepala Bappeda, Kepala Dinas PUBM, Dinas Cipta Karya, Camat Bojonegoro, Lurah Ngrowo, dan kepada Kades Sukorejo.

Alham melihat kekesalan warga ini sudah cukup lama, bahkan banyak warga yang akan bertindak menanami pisang di sepanjang jalan pondok pinang ini. Tapi sampai hari ini masih bisa dicegah oleh PPB.

“Tapi kalo (kalau) audiensi ini tidak ada tindak lanjut dan Pemkab tetap saja cuek, ya apa boleh buat. Kita tanami pohon pisang aja, daripada sering membawa korban kecelakaan,” ungkapnya.

Pria berkumis dan berkacamata ini menambahkan, terdapat sekira 300 kepala keluarga (KK) di sepanjang Jalan Pondok Pinang. Selain itu banyak pula pelaku UMKM dan pondok pesantren serta sejumlah tempat ibadah.

Warga tidak peduli, untuk memperbaiki jalan sepanjang kurang lebih 2 kilometer itu menjadi wewenangnya siapa. Sebab yang terpenting bagi mereka adalah mendapatkan perbaikan jalan.

“Entah kewenangan Cipta Karya entah PU Bina Marga, intinya jalan itu diperbaiki,” timpal salah satu warga RT 38 Desa Sukorejo, Supriatmoko dalam audiensi.

Sementara Zamroni, Sekdin Cipta Karya mengaku akan menyampaikan keluhan dan tuntutan warga ini ke pemilik kewenangan yang lebih atas. Dia juga meminta warga untuk membuat proposal kepada Pj Bupati Bojonegoro. Sebab, dalam pengakuannya proposal yang sudah dikirim oleh Kades Sukorejo, sampai hari ini belum dia terima.

“Kalau nanti harus pihak Cipta Karya yang memperbaiki, maka jalan itu masuk jalan lingkungan. Dana ada mas, dan kita siap memperbaikinya, tapi butuh proposal itu sebagai acuan kami,” tandasnya. (*/red)

Via Bojonegoro
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertiser

Advertiser

Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

Viral Emak-emak Pedagang Mainan Anak Berkelahi sampai Terguling di Alun-alun Sidoarjo

Admin- Selasa, Februari 03, 2026 0
Viral Emak-emak Pedagang Mainan Anak Berkelahi sampai Terguling di Alun-alun Sidoarjo
Perkelahian dua emak-emak pedagang mainan di Alun-alun Sidoarjo.  SIDOARJO, Surya Tribun .Com - Viral di media sosial video yang memperlihatkan dua orang emak-…

Berita Terpopuler

Sepanjang Januari 2026, Polresta Malang Kota Ungkap Puluhan Kasus Narkotika

Sepanjang Januari 2026, Polresta Malang Kota Ungkap Puluhan Kasus Narkotika

Jumat, Januari 30, 2026
Marak Penjual Obat Terlarang, Oknum Polisi di Cimahi Selatan Diduga Terima Uang Kordinasi

Marak Penjual Obat Terlarang, Oknum Polisi di Cimahi Selatan Diduga Terima Uang Kordinasi

Senin, Februari 02, 2026
Soal Fenomena Warga Berburu Emas di Parit, Begini Penjelasan Lurah Parteker

Soal Fenomena Warga Berburu Emas di Parit, Begini Penjelasan Lurah Parteker

Minggu, Februari 01, 2026
Jokowi Janji Bakal Habis-habisan demi PSI: Saya akan Bekerja Keras

Jokowi Janji Bakal Habis-habisan demi PSI: Saya akan Bekerja Keras

Minggu, Februari 01, 2026
Respon dan Kerja Keras Satresnarkoba Polrestabes Bandung dalam Memberantas Peredaran Obat Daftar G Patut Diacungi Jempol

Respon dan Kerja Keras Satresnarkoba Polrestabes Bandung dalam Memberantas Peredaran Obat Daftar G Patut Diacungi Jempol

Sabtu, Desember 27, 2025
Prabowo Bilang Uang Rp 6,62 Triliun Hasil Penertiban Hutan Bisa Bangun 100 Ribu Rumah Korban Bencana Sumatera

Prabowo Bilang Uang Rp 6,62 Triliun Hasil Penertiban Hutan Bisa Bangun 100 Ribu Rumah Korban Bencana Sumatera

Jumat, Desember 26, 2025
Warung di Jalan Rumah Sakit Babakan Penghulu Cinambo Diduga Edarkan Obat Keras Jenis Tramadol dan Hexymer

Warung di Jalan Rumah Sakit Babakan Penghulu Cinambo Diduga Edarkan Obat Keras Jenis Tramadol dan Hexymer

Rabu, Januari 14, 2026

Berita Terpopuler

Sepanjang Januari 2026, Polresta Malang Kota Ungkap Puluhan Kasus Narkotika

Sepanjang Januari 2026, Polresta Malang Kota Ungkap Puluhan Kasus Narkotika

Jumat, Januari 30, 2026
Marak Penjual Obat Terlarang, Oknum Polisi di Cimahi Selatan Diduga Terima Uang Kordinasi

Marak Penjual Obat Terlarang, Oknum Polisi di Cimahi Selatan Diduga Terima Uang Kordinasi

Senin, Februari 02, 2026
Soal Fenomena Warga Berburu Emas di Parit, Begini Penjelasan Lurah Parteker

Soal Fenomena Warga Berburu Emas di Parit, Begini Penjelasan Lurah Parteker

Minggu, Februari 01, 2026
Jokowi Janji Bakal Habis-habisan demi PSI: Saya akan Bekerja Keras

Jokowi Janji Bakal Habis-habisan demi PSI: Saya akan Bekerja Keras

Minggu, Februari 01, 2026
Respon dan Kerja Keras Satresnarkoba Polrestabes Bandung dalam Memberantas Peredaran Obat Daftar G Patut Diacungi Jempol

Respon dan Kerja Keras Satresnarkoba Polrestabes Bandung dalam Memberantas Peredaran Obat Daftar G Patut Diacungi Jempol

Sabtu, Desember 27, 2025
Prabowo Bilang Uang Rp 6,62 Triliun Hasil Penertiban Hutan Bisa Bangun 100 Ribu Rumah Korban Bencana Sumatera

Prabowo Bilang Uang Rp 6,62 Triliun Hasil Penertiban Hutan Bisa Bangun 100 Ribu Rumah Korban Bencana Sumatera

Jumat, Desember 26, 2025
Warung di Jalan Rumah Sakit Babakan Penghulu Cinambo Diduga Edarkan Obat Keras Jenis Tramadol dan Hexymer

Warung di Jalan Rumah Sakit Babakan Penghulu Cinambo Diduga Edarkan Obat Keras Jenis Tramadol dan Hexymer

Rabu, Januari 14, 2026
SuryaTribun.Com

About Us

SuryaTribun.Com merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: redaksi.suryatribun@gmain.com

Follow Us

Copyright © 2025 SuryaTribun.Com
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber