Kata Khofifah soal SMA Garuda dan "Global Village" untuk Jawa Timur
![]() |
| Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat meninjau salah satu gedung di SMAN Taruna Madani, Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jatim. |
PASURUAN, SuryaTribun.Com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh pembangunan SMA Garuda di wilayahnya.
Sekolah ini merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto yang dirancang untuk mencetak “Generasi Emas 2045”.
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, SMA Garuda bukan sekadar sekolah biasa, melainkan institusi pendidikan dengan standar internasional yang ditujukan bagi siswa-siswi berprestasi.
Menurutnya, keunggulan utama dari sekolah ini terletak pada kurikulum dan jaringan yang dimilikinya. Para lulusan SMA Garuda nantinya akan mendapatkan fasilitas akses langsung ke berbagai perguruan tinggi ternama di kancah internasional.
“Sekolah Garuda ini benar-benar disiapkan dengan standar internasional. Bukan hanya soal standarisasi pendidikannya saja, tetapi juga akses ke berbagai perguruan tinggi internasional bagi para lulusannya,” ujar Khofifah kepada wartawan, di SMAN Taruna Madani, Bangil, Kabupaten Pasuruan, Kamis, 15 Januari 2026.
Dia mengatakan, langkah ini sangat krusial mengingat persaingan global yang semakin ketat.
Pendidikan yang memiliki daya saing tinggi menjadi modal utama agar SDM Indonesia bisa berbicara banyak di level dunia.
Global Village
Khofifah menekankan pentingnya adaptasi pendidikan terhadap konsep global village atau desa global.
Global village adalah konsep di mana dunia menjadi sangat terhubung seperti sebuah desa kecil karena perkembangan teknologi komunikasi.
Di era di mana teknologi informasi meruntuhkan batasan antarnegara, dunia pendidikan Indonesia harus mampu mencetak lulusan yang kompetitif secara global.
“Kita berada pada suasana global village, di mana pada akhirnya dunia menjadi borderless (tanpa batas). Maka, standarisasi pendidikan kita memang harus mengarah pada daya saing, baik di dalam maupun luar negeri,” tuturnya.
Sekolah Garuda merupakan proyek strategis Pemerintah untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) kelas dunia.
Sekolah ini mengusung sistem berasrama (boarding school) dengan fokus kurikulum pada bidang Sains dan Teknologi serta Kepemimpinan.
Program ini akan diimplementasikan melalui penguatan SMA/MA yang sudah ada maupun pembangunan sekolah baru, terutama di wilayah 3T (Tertinggal, Terluar, dan Terdepan) guna memeratakan kualitas pendidikan di seluruh pelosok Indonesia. (*/red)
