Telusuri
24 C
id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Wisata
  • Opini
  • Info dan Tips
  • Kesehatan
  • Kuliner
Telusuri
SuryaTribun.Com

Beranda Daerah Headline Mojokerto Jenguk Korban Dugaan Keracunan MBG di Mojokerto, Menteri HAM Minta BGN Rombak Pegawai SPPG
Daerah Headline Mojokerto

Jenguk Korban Dugaan Keracunan MBG di Mojokerto, Menteri HAM Minta BGN Rombak Pegawai SPPG

Admin
Admin
15 Jan, 2026 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Menteri HAM, Natalius Pigai saat menjenguk korban keracunan MBG di RSUD Prof dr Soekandar, Mojokerto. 

MOJOKERTO, SuryaTribun.Com – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai bakal menekan Badan Gizi Nasional (BGN) agar merombak total pegawai SPPG yang menyajikan soto ayam biang keladi keracunan massal di Mojokerto.

Perombakan juru masak sampai penyaji di SPPG ini sebagai trauma healing untuk memulihkan kepercayaan anak-anak kepada MBG.

Pigai menjenguk langsung anak-anak yang menjadi korban keracunan MBG massal di RSUD Prof dr Soekandar, Mojosari.

Didampingi Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa (Gus Barra), ia berdialog dengan ibu para korban di ruang rawat inap.

“Tugas saya melakukan pemantauan dan pengawasan (program MBG). Perjalanan saya ke sini untuk memastikan program yang baik, dari niat yang baik, program yang muncul dari relung hati paling dalam Pak Presiden Prabowo Subianto bisa dijalankan maksimal, profesional dan prosedural,” ujar Pigai kepada wartawan, Rabu, 14 Januari 2026.

Sedikitnya 411 siswa, santri dan orang dewasa menjadi korban keracunan MBG soto ayam.

Pigai memastikan soto ayam penyebab keracunan massal ini dari satu SPPG, yakni Yayasan Bina Bangsa Semarang 03 Ponpes Al Hidayah di Dusun Rejeni, Desa Wonodadi, Kutorejo, Mojokerto.

Menurutnya, SPPG tersebut tidak mengikuti prosedur sehingga menyebabkan MBG kurang higienis. Muaranya adalah 411 orang yang mayoritas anak-anak mengalami keracunan.

Oleh sebab itu, pemerintah harus melakukan trauma healing agar para korban tidak menolak MBG.

“Tadi saya sudah sampaikan ke anak-anak itu (korban), bahwa kami akan ganti orang yang masak, orang yang memberikan makanan dan kami akan ganti orang yang menyajikan. Jadi, hal-hal yang memberi keyakinan bahwa tidak lagi dimasak oleh yang bersangkutan, tidak lagi disajikan oleh yang bersangkutan,” ujarnya.

“Itu akan menjadi salah satu bagian entri point trauma healing. Memang harus jalan (trauma healing) agar mereka bersedia menerima program yang sama. Walaupun mereka tidak menyampaikan menolak program ini,” imbuhnya.

Perombakan pegawai SPPG Yayasan Bina Bangsa Semarang 03 Ponpes Al Hidayah, kata Pigai, tak sekadar angin surga yang disampaikan kepada para korban saat trauma healing.

Pihaknya bakal menekan Badan Gizi Nasional (BGN) agar mengevaluasi dapur MBG tersebut sekaligus merombak pegawainya.

“Kalau saya ini kan bahasa saya kan menekan, saya akan menekan, harus evaluasi, tidak boleh yang sama. Bagaimana orang tua kasih makan SPPG yang sama, saya saja tidak mau, apalagi anak-anak. Makan itu soal trust, anak-anak tidak akan mendapatkan makanan. 411 itu too much, satu orang pun tidak boleh, apalagi 411,” tuturnya.

Karena itu, kata dia, tidak mungkin SPPG yang sama memberikan atau menyajikan makanan untuk anak-anak sekolah.

“Di sini saya melihat sumbernya dari satu SPPG yang dikelola swasta. Saya kira pasti ada evaluasi dari BGN terhadap yang bersangkutan,” pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, ratusan pelajar, santri dan keluarga siswa keracunan setelah menyantap MBG soto ayam dari SPPG Yayasan Bina Bangsa Semarang 03 Ponpes Al Hidayah.

MBG menu soto ayam tersebut dibagikan ke para pelajar dan santri pada Jumat (9/1) pagi dan siang.

Gejala klinis keracunan mulai dirasakan para pelajar dan santri pada Jumat malam dan Sabtu pagi, 10 Januari 2026. Mereka tiba-tiba pusing, mual, muntah, demam dan diare.

Pemkab Mojokerto mengunci data jumlah korban di angka 411 orang. Terdiri dari 334 orang dipulangkan dan 77 rawat inap.

Investigasi gabungan digelar untuk mengungkap penyebab para pelajar dan santri mengalami keracunan massal.

Penyelidikan antara lain melibatkan Polres Mojokerto, Kodim 0815, Dinas Kesehatan, serta perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN).

Selain itu, selama investigasi, BGN juga menghentikan sementara operasional SPPG Yayasan Bina Bangsa Semarang 03 Ponpes Al Hidayah di Dusun Rejeni, Desa Wonodadi, Kutorejo, Mojokerto.

Setiap harinya, SPPG yang beroperasi sejak 22 September 2025 ini menyediakan 2.679 porsi MBG.

Dapur MBG ini menyuplai makan bergizi gratis untuk 22 sekolah dan pondok pesantren di Kecamatan Kutorejo dan Mojosari.

SPPG Yayasan Bina Bangsa Semarang 03 Ponpes Al Hidayah berpotensi disetop permanen apabila terbukti melanggar aturan. (*/red)

Via Daerah
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertiser

Advertiser

Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

Penggiat Perlindungan Wartawan Minta Polres Serang Segera Tindak Pelaku Pengancaman

Admin- Rabu, April 22, 2026 0
Penggiat Perlindungan Wartawan Minta Polres Serang Segera Tindak Pelaku Pengancaman
SERANG, Surya Tribun .Com - Wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik harus mendapatkan jaminan dan layanan hukum yang memadai dari pihak kepolisian.  Hal t…

Berita Terpopuler

Bentuk Upaya Ketahanan Pangan, Satgas Yonif 643/Wns Tanam Jagung Bersama Masyarakat

Bentuk Upaya Ketahanan Pangan, Satgas Yonif 643/Wns Tanam Jagung Bersama Masyarakat

Kamis, April 16, 2026
Polisi Tangkap Tiga Tersangka Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di Kota Malang

Polisi Tangkap Tiga Tersangka Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di Kota Malang

Selasa, April 21, 2026
Pangdam I/BB Tinjau Yonarmed 2/KS, Pastikan Kesiapan Prajurit dan Alutsista

Pangdam I/BB Tinjau Yonarmed 2/KS, Pastikan Kesiapan Prajurit dan Alutsista

Rabu, April 15, 2026
Silaturahmi Antar Pesilat Nahdliyin Pagar Nusa Di Kantor PCNU Kediri

Silaturahmi Antar Pesilat Nahdliyin Pagar Nusa Di Kantor PCNU Kediri

Senin, April 13, 2026
Gubernur Jabar Sibuk Nutup Tambang Ilegal, Nyatanya Penjual Obat Daftar G di Ciendog Seperti Antri Sembako

Gubernur Jabar Sibuk Nutup Tambang Ilegal, Nyatanya Penjual Obat Daftar G di Ciendog Seperti Antri Sembako

Senin, April 13, 2026
Polri Ungkap Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi Modus 'Helikopter'

Polri Ungkap Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi Modus 'Helikopter'

Selasa, April 21, 2026
Sidang Praperadilan Wartawan Amir Dimulai, Pembacaan Permohonan Digelar di Ruang Sidang Tirta

Sidang Praperadilan Wartawan Amir Dimulai, Pembacaan Permohonan Digelar di Ruang Sidang Tirta

Selasa, April 21, 2026
Menunggu Vonis, Mengurai Motif Pembunuhan Direktur Media Okeyboz

Menunggu Vonis, Mengurai Motif Pembunuhan Direktur Media Okeyboz

Jumat, April 17, 2026
Warga Tarogong Kidul Resah dengan Maraknya Penjual Obat Keras Daftar G, Polisi Diminta Tindak Tegas

Warga Tarogong Kidul Resah dengan Maraknya Penjual Obat Keras Daftar G, Polisi Diminta Tindak Tegas

Minggu, April 12, 2026
Operasi Simpatik Perhutani di Batokan Disorot: Kayu Diamankan, Dugaan Kerugian Negara Menggantung Tanpa Kejelasan Penindakan

Operasi Simpatik Perhutani di Batokan Disorot: Kayu Diamankan, Dugaan Kerugian Negara Menggantung Tanpa Kejelasan Penindakan

Sabtu, April 18, 2026

Berita Terpopuler

Bentuk Upaya Ketahanan Pangan, Satgas Yonif 643/Wns Tanam Jagung Bersama Masyarakat

Bentuk Upaya Ketahanan Pangan, Satgas Yonif 643/Wns Tanam Jagung Bersama Masyarakat

Kamis, April 16, 2026
Polisi Tangkap Tiga Tersangka Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di Kota Malang

Polisi Tangkap Tiga Tersangka Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di Kota Malang

Selasa, April 21, 2026
Pangdam I/BB Tinjau Yonarmed 2/KS, Pastikan Kesiapan Prajurit dan Alutsista

Pangdam I/BB Tinjau Yonarmed 2/KS, Pastikan Kesiapan Prajurit dan Alutsista

Rabu, April 15, 2026
Silaturahmi Antar Pesilat Nahdliyin Pagar Nusa Di Kantor PCNU Kediri

Silaturahmi Antar Pesilat Nahdliyin Pagar Nusa Di Kantor PCNU Kediri

Senin, April 13, 2026
Gubernur Jabar Sibuk Nutup Tambang Ilegal, Nyatanya Penjual Obat Daftar G di Ciendog Seperti Antri Sembako

Gubernur Jabar Sibuk Nutup Tambang Ilegal, Nyatanya Penjual Obat Daftar G di Ciendog Seperti Antri Sembako

Senin, April 13, 2026
Polri Ungkap Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi Modus 'Helikopter'

Polri Ungkap Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi Modus 'Helikopter'

Selasa, April 21, 2026
Sidang Praperadilan Wartawan Amir Dimulai, Pembacaan Permohonan Digelar di Ruang Sidang Tirta

Sidang Praperadilan Wartawan Amir Dimulai, Pembacaan Permohonan Digelar di Ruang Sidang Tirta

Selasa, April 21, 2026
Menunggu Vonis, Mengurai Motif Pembunuhan Direktur Media Okeyboz

Menunggu Vonis, Mengurai Motif Pembunuhan Direktur Media Okeyboz

Jumat, April 17, 2026
Warga Tarogong Kidul Resah dengan Maraknya Penjual Obat Keras Daftar G, Polisi Diminta Tindak Tegas

Warga Tarogong Kidul Resah dengan Maraknya Penjual Obat Keras Daftar G, Polisi Diminta Tindak Tegas

Minggu, April 12, 2026
Operasi Simpatik Perhutani di Batokan Disorot: Kayu Diamankan, Dugaan Kerugian Negara Menggantung Tanpa Kejelasan Penindakan

Operasi Simpatik Perhutani di Batokan Disorot: Kayu Diamankan, Dugaan Kerugian Negara Menggantung Tanpa Kejelasan Penindakan

Sabtu, April 18, 2026
SuryaTribun.Com

About Us

SuryaTribun.Com merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: redaksi.suryatribun@gmain.com

Follow Us

Copyright © 2025 SuryaTribun.Com
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber