Telusuri
24 C
id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Wisata
  • Opini
  • Info dan Tips
  • Kesehatan
  • Kuliner
SuryaTribun.Com
Telusuri
SuryaTribun.Com

Beranda Daerah Headline Pasuruan Penjelasan Pemkab Pasuruan Soal Ribuan Ikan Mati di Ranu Grati
Daerah Headline Pasuruan

Penjelasan Pemkab Pasuruan Soal Ribuan Ikan Mati di Ranu Grati

Redaksi
Redaksi
15 Jan, 2026 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Ikan mati di keramba budi daya kawasan Danau Ranu Grati. 

PASURUAN, SuryaTribun.Com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan melalui Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) langsung turun lapangan pada Rabu, 14 Januari 2026, setelah munculnya fenomena sapon di Ranu Grati, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur (Jatim).

Fenomena tersebut menyebabkan ikan mendadak mati.

Pihak DKP3 menilai, fenomena itu tersebut dikenal dengan upwelling yang memunculkan sejumlah kandungan zat di air yang menyebabkan ikan keracunan.

Kepala DKP3 Kabupaten Pasuruan, Ainur Alfiyah mengatakan, kematian ikan nila dan tombro dengan metode keramba karena ikan mengalami keracunan alami. Ada kandungan belerang, amoniak serta menipisnya kadar oksigen.

“Istilahnya sedang dilanda upwelling, kandungan zat yang di kedalaman naik ke atas sehingga ikan keracunan. Itu karena cuaca ekstrem, angin kencang dan air danau lebih dingin,” ujarnya.

Meski mengakibatkan kematian ikan secara mendadak, pihaknya memperkirakan tidak akan berlangsung lama jika kondisi cuaca sudah normal. Sehari atau dua hari saja.

“Dan kondisi upwelling tersebut tidak merata di semua kawasan Ranu atau danau. Hanya di titik tertentu,” ujarnya.

Dari hasil pemantauan, keramba yang terdampak upwelling itu melanda di Desa Ranuklindungan. Sedangkan di Desa Parasan dan Sumber Dawesari masih aman.

“Kebetulan fenomena upwelling atau sapon ini melanda Ranu di sisi Desa Ranu Kelindungan,” ujarnya.

Pihaknya juga mengimbau warga tidak mengonsumsi ikan-ikan yang mati tersebut karena sudah terkontaminasi.

“Kalau nila atau tombro yang masih hidup, tentu masih layak konsumsi. Ikan yang mengambang itu pertanda sudah membusuk,” ujarnya.

Sementara itu, sejumlah petani keramba yang melihat banyaknya ikan yang mati mulai mengambilnya untuk dibuang guna menghindari semakin meluas masalah tersebut.

“Untuk ikan-ikan yang mati dibuang atau ada orang luar yang mengambilnya. Dan itu tidak layak dijual atau dikonsumsi,” ujar Ora Kusdiati Ningsi, salah satu pembudidaya ikan nila.

Untuk diketahui, fenomena sapon dialami petani keramba ikan di Danau atau Ranu Grati Pasuruan terjadi di sisi Desa Ranuklindungan sejak Selasa sore, 13 Januari 2026.

Mereka kaget setelah melihat sore hingga pagi tadi, jenis ikan nila dan tombro mati mendadak dengan jumlah yang banyak. (*/red)

Via Daerah
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertiser

Advertiser

Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

Gegara Sandal, Empat Remaja di Surabaya Didakwa Keroyok Teman hingga Tewas

Redaksi- Jumat, Oktober 23, 2026 0
Gegara Sandal, Empat Remaja di Surabaya Didakwa Keroyok Teman hingga Tewas
Empat remaja mengeroyok teman hingga tewas gegara sandal di PN Surabaya.  SURABAYA, Surya - Tribun .Com - Seorang pria di Surabaya, Jawa Timur (Jatim), bernam…

Berita Terpopuler

Laporan Dugaan Penipuan MS Blesse Bigget Teregister di Polrestabes Surabaya, Kerugian Korban Rp 886 Juta

Laporan Dugaan Penipuan MS Blesse Bigget Teregister di Polrestabes Surabaya, Kerugian Korban Rp 886 Juta

Minggu, Oktober 18, 2026
Polda Jatim Naikkan Kasus Dugaan Arisan Bodong ke Tahap Penyidikan, Kerugian Rp 4 Miliar

Polda Jatim Naikkan Kasus Dugaan Arisan Bodong ke Tahap Penyidikan, Kerugian Rp 4 Miliar

Kamis, Oktober 15, 2026
Kata Prabowo soal Usulan Hukuman Mati Bagi Koruptor

Kata Prabowo soal Usulan Hukuman Mati Bagi Koruptor

Jumat, September 18, 2026
Warga Klurak Candi Berharap Bupati Sidoarjo Berani Tegas Berantas Perjudian

Warga Klurak Candi Berharap Bupati Sidoarjo Berani Tegas Berantas Perjudian

Senin, Oktober 19, 2026
Buron Pembunuhan Sadis Wanita di Surabaya Ditangkap di Malaysia

Buron Pembunuhan Sadis Wanita di Surabaya Ditangkap di Malaysia

Kamis, Oktober 15, 2026
Respons Aduan Warga Karangbong, DPRD Sidoarjo Gelar Hearing Soal Infrastruktur dan Keselamatan Jalan

Respons Aduan Warga Karangbong, DPRD Sidoarjo Gelar Hearing Soal Infrastruktur dan Keselamatan Jalan

Kamis, September 17, 2026
AMI Jatim Minta Jajaran Kepolisian Menelusuri Dua Nomor WhatsApp Diduga Berikan Informasi Tidak Bertanggung Jawab

AMI Jatim Minta Jajaran Kepolisian Menelusuri Dua Nomor WhatsApp Diduga Berikan Informasi Tidak Bertanggung Jawab

Kamis, September 17, 2026
Prabowo Sebut Kelapa Sawit Tanaman Ajaib, Bisa Jadi Solar hingga Obat

Prabowo Sebut Kelapa Sawit Tanaman Ajaib, Bisa Jadi Solar hingga Obat

Selasa, September 22, 2026
Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp 10,4 Miliar di Tulungagung

Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp 10,4 Miliar di Tulungagung

Jumat, Mei 15, 2026
AMI Siapkan Aksi Besar di Ditjenpas Jatim, Desak Subechi Dipindahkan ke Nusakambangan

AMI Siapkan Aksi Besar di Ditjenpas Jatim, Desak Subechi Dipindahkan ke Nusakambangan

Jumat, Oktober 23, 2026

Berita Terpopuler

Laporan Dugaan Penipuan MS Blesse Bigget Teregister di Polrestabes Surabaya, Kerugian Korban Rp 886 Juta

Laporan Dugaan Penipuan MS Blesse Bigget Teregister di Polrestabes Surabaya, Kerugian Korban Rp 886 Juta

Minggu, Oktober 18, 2026
Polda Jatim Naikkan Kasus Dugaan Arisan Bodong ke Tahap Penyidikan, Kerugian Rp 4 Miliar

Polda Jatim Naikkan Kasus Dugaan Arisan Bodong ke Tahap Penyidikan, Kerugian Rp 4 Miliar

Kamis, Oktober 15, 2026
Kata Prabowo soal Usulan Hukuman Mati Bagi Koruptor

Kata Prabowo soal Usulan Hukuman Mati Bagi Koruptor

Jumat, September 18, 2026
Warga Klurak Candi Berharap Bupati Sidoarjo Berani Tegas Berantas Perjudian

Warga Klurak Candi Berharap Bupati Sidoarjo Berani Tegas Berantas Perjudian

Senin, Oktober 19, 2026
Buron Pembunuhan Sadis Wanita di Surabaya Ditangkap di Malaysia

Buron Pembunuhan Sadis Wanita di Surabaya Ditangkap di Malaysia

Kamis, Oktober 15, 2026
Respons Aduan Warga Karangbong, DPRD Sidoarjo Gelar Hearing Soal Infrastruktur dan Keselamatan Jalan

Respons Aduan Warga Karangbong, DPRD Sidoarjo Gelar Hearing Soal Infrastruktur dan Keselamatan Jalan

Kamis, September 17, 2026
AMI Jatim Minta Jajaran Kepolisian Menelusuri Dua Nomor WhatsApp Diduga Berikan Informasi Tidak Bertanggung Jawab

AMI Jatim Minta Jajaran Kepolisian Menelusuri Dua Nomor WhatsApp Diduga Berikan Informasi Tidak Bertanggung Jawab

Kamis, September 17, 2026
Prabowo Sebut Kelapa Sawit Tanaman Ajaib, Bisa Jadi Solar hingga Obat

Prabowo Sebut Kelapa Sawit Tanaman Ajaib, Bisa Jadi Solar hingga Obat

Selasa, September 22, 2026
Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp 10,4 Miliar di Tulungagung

Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp 10,4 Miliar di Tulungagung

Jumat, Mei 15, 2026
AMI Siapkan Aksi Besar di Ditjenpas Jatim, Desak Subechi Dipindahkan ke Nusakambangan

AMI Siapkan Aksi Besar di Ditjenpas Jatim, Desak Subechi Dipindahkan ke Nusakambangan

Jumat, Oktober 23, 2026
SuryaTribun.Com

About Us

SuryaTribun.Com merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: redaksi.suryatribun@gmain.com

Follow Us

Copyright © 2026 SuryaTribun.Com
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber