Telusuri
24 C
id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Wisata
  • Opini
  • Info dan Tips
  • Kesehatan
  • Kuliner
SuryaTribun.Com
Telusuri
SuryaTribun.Com

Beranda Daerah Headline Mojokerto 360 Jemaah Umrah di Mojokerto-Jombang Batal Berangkat
Daerah Headline Mojokerto

360 Jemaah Umrah di Mojokerto-Jombang Batal Berangkat

Redaksi
Redaksi
05 Sep, 2026 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Sejumlah calon jemaah umrah yang batal berangkat datangi PT Annisa Ahmada. 

MOJOKERTO, SuryaTribun.Com - Sekitar 360 jemaah umrah asal Mojokerto dan Jombang, Jawa Timur (Jatim), batal berangkat ke tanah suci. Pihak travel, PT Annisa Ahmada (ITS Grup) berdalih terpaksa menunda keberangkatan ratusan jemaah karena tertipu agen tiket pesawat. 

Salah satunya Novi Atriani (25), jemaah umrah asal Mojoanyar, Mojokerto. 

Ia tergiur mengambil paket Milad seharga Rp 33,8 juta untuk 12 hari ibadah umrah, yaitu empat hari di Madinah, enam hari di Makkah. Sehingga ia membayar uang muka Rp 15 juta pada 17 Mei 2026. 

Kemudian Novi melakukan pelunasan pada 27 Juni 2026. Meski begitu, PT Annisa Ahmada mengenakan biaya tambahan Rp 3 juta. 

Mereka berdalih untuk menutup kenaikan avtur atau bahan bakar pesawat. Novi pun membayarnya pada 7 Agustus 2026. Sehingga total pembayarannya Rp 36,8 juta. 

"Dijanjikan berangkat 30 Agustus kemarin, jam 3 disuruh kumpul di bandara, saya sudah siap-siap, tiba-tiba jam setengah 11 malam dikabari kalau ada miss komunikasi dengan pihak tiket, diundur tanggal 1, gagal lagi, dijanjikan tanggal 2, gagal lagi, dijanjikan tanggal 5 September," ujarnya kepada wartawan, Jumat, 04 September 2026. 

Oleh sebab itu, Novi bersama 14 jemaah lainnya mendatangi kantor PT Annisa Ahmada Cabang Mojokerto di Jalan PB Soedirman pada Kamis, 03 September 2026. 

Saat itu, ia membatalkan ibadah umrahnya, serta meminta pengembalian pembayaran (Refund). Ia legowo meskipun harus dipotong biaya visa dan lainnya. 

"Saya pribadi mau refund karena saya terlanjur kecewa. Kalau awalnya sudah tidak jelas, saya takut endingnya juga tidak jelas. Dinjanjikan refund dalam 7 hari. Kalau sampai batas waktu tidak ada refund, terpaksa saya ambil jalur kepolisian," tegasnya. 

Tidak semua jemaah umrah paket Milad meminta refund. Novia Setiawati misalnya, tetap ingin berangkat ke tanah suci meskipun mundur dari 30 Agustus ke 5 September 2026. Namun, ia membuat surat perjanjian dengan PT Annisa Ahmada. 

Apabila 5 September nanti batal diberangkatkan lagi, ia memilih refund. Totalnya Novi sudah membayar Rp 37,15 juta kepada PT Annisa Ahmada. Meliputi paket Milad Rp 33,8 juta, biaya kenaikan avtur Rp 3 juta, serta tour Kota Thaif Rp 350.000. 

"Saya pakai surat perjanjian, kalau tanggal 5 meleset lagi, saya pilih mundur. Karena saya masih ingin berangkat ke sana," ujar jemaah asal Sooko, Mojokerto ini. 

Tertundanya keberangkatan umrah juga membuat gusar Abdul Jalil (53), jemaah asal Desa Sidorejo, Jetis, Mojokerto. 

Ia umrah bersama anaknya mengambil paket Milad di PT Annisa Ahmada seharga Rp 67,6 juta untuk 2 orang. Uang tersebut hasilnya menabung sejak tahun 1995. 

Betapa tidak, Jalil terlanjur menggelar syukuran. Seluruh keluarganya pun datang untuk mendoakannya menunaikan umrah. Belum lagi masalah cuti dari tempat kerjanya yang sudah disetujui sejak 29 Agustus 2026. 

"Kalau sudah pasti tanggal 5 September, saya berangkat. Kalau tanggal 5 tidak jadi berangkat, saya minta refund saja," ujarnya. 

Manajer PT Annisa Ahmada Cabang Mojokerto, Zulfa Rizki Maulana menuturkan, pihaknya bakal kooperatif melayani para jemaah. Baik yang ingin tetap berangkat umrah maupun yang meminta pengembalian dana. 

Jumlah jemaah yang batal berangkat sekitar 360 orang asal Mojokerto dan Jombang. Baik yang mengambil paket Milad maupun paket umrah yang lebih murah. 

"Kurang lebih sekitar 360 Mojokerto dan Jombang. Sebenarnya berangkat tanggal 30 (Agustus) kemarin. Kemudian kami mengganti tiketnya tanggal 5 (September)," ujarnya. 

Zulfa menjanjikan pengembalian dana para jemaah yang mengundurkan diri paling lama 7 hari. Tentunya dana tidak akan dikembalikan 100 persen karena harus dipotong biaya pengurusan visa dan perlengkapan umrah. 

"Kami prioritaskan yang pemberangkatannya paling dekat dulu, kami maksimal 1 minggu, dipotong visa dan perlengkapan umrah," ucapnya. 

Terkait penyebab tertundanya keberangkatan ratusan jemaah umrah, tambah Zulfa, karena agen tiket yang bermasalah. 

Pihaknya merasa tertipu oleh agen tiket asal Jakarta itu. Sebab tiket pesawat para jemaah tak kunjung diberikan meskipun sudah dibayar. 

"Kendalanya ada di agen tiketnya. Kami ditipu agen tiketnya. Jadi, kami masih berusaha untuk memperbaiki kerugian kami. Kami sudah membayar tiketnya," pungkasnya. (*/red)

Via Daerah
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertiser

Advertiser

Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

Kepala SPPG Kalitengah Dicopot BGN Usai Keracunan MBG di Sidoarjo

Redaksi- Sabtu, September 05, 2026 0
Kepala SPPG Kalitengah Dicopot BGN Usai Keracunan MBG di Sidoarjo
Wakil Kepala BGN, Trenggono, saat berkunjung ke Sidoarjo, Jatim.  SIDOARJO, Surya Tribun .Com - Sebanyak 730 orang keracunan usai menyantap Makan Bergizi Grati…

Berita Terpopuler

Walikota Eri Tegaskan Pelaku Pembuang Limbah Jarum Suntik di Saluran Air Harus Dihukum Pidana

Walikota Eri Tegaskan Pelaku Pembuang Limbah Jarum Suntik di Saluran Air Harus Dihukum Pidana

Kamis, Agustus 27, 2026
Lapor Pak Kapolri! Polda Jatim dan Polres Jombang Diduga Bekingi Perjudian

Lapor Pak Kapolri! Polda Jatim dan Polres Jombang Diduga Bekingi Perjudian

Selasa, September 01, 2026
Ruwatan dan Tirakatan RPS Akan Digelar, Diprakarsai Sujani “Bupati Swasta” Demi Suara Hati Warga Sidoarjo

Ruwatan dan Tirakatan RPS Akan Digelar, Diprakarsai Sujani “Bupati Swasta” Demi Suara Hati Warga Sidoarjo

Selasa, Agustus 18, 2026
Pengusaha Ungkap Negosiasi Uang Operasional Bea Cukai: Ditawari Rp 50 Juta, Dibilang Pelit

Pengusaha Ungkap Negosiasi Uang Operasional Bea Cukai: Ditawari Rp 50 Juta, Dibilang Pelit

Kamis, Agustus 27, 2026
Tolak Jawaban Normatif! Warga Karangbong Sidoarjo Desak Tindakan Nyata Audit Andalalin Tujuh Perusahaan Industri

Tolak Jawaban Normatif! Warga Karangbong Sidoarjo Desak Tindakan Nyata Audit Andalalin Tujuh Perusahaan Industri

Senin, Agustus 24, 2026
Kebakaran Hutan di Gunung Buthak, 185 Pendaki Dikabarkan Terjebak

Kebakaran Hutan di Gunung Buthak, 185 Pendaki Dikabarkan Terjebak

Rabu, September 02, 2026
Mendikdasmen Usul Tambah Anggaran, Salah Satunya untuk Revitalisasi 100 Ribu Sekolah

Mendikdasmen Usul Tambah Anggaran, Salah Satunya untuk Revitalisasi 100 Ribu Sekolah

Rabu, September 02, 2026
Intelijen Ukraina Sebut Delapan WNI Direkrut Jadi Tentara Rusia, Kemlu RI Selidiki

Intelijen Ukraina Sebut Delapan WNI Direkrut Jadi Tentara Rusia, Kemlu RI Selidiki

Rabu, September 02, 2026
Kapolresta Banyuwangi Sebut Bakal Miskinkan Residivis Narkoba yang Tak Tobat

Kapolresta Banyuwangi Sebut Bakal Miskinkan Residivis Narkoba yang Tak Tobat

Rabu, September 02, 2026
Demo Sengketa Tanah di Banyuwangi Ricuh, Massa Tuding Perusahaan Serobot Lahan

Demo Sengketa Tanah di Banyuwangi Ricuh, Massa Tuding Perusahaan Serobot Lahan

Kamis, Agustus 27, 2026

Berita Terpopuler

Walikota Eri Tegaskan Pelaku Pembuang Limbah Jarum Suntik di Saluran Air Harus Dihukum Pidana

Walikota Eri Tegaskan Pelaku Pembuang Limbah Jarum Suntik di Saluran Air Harus Dihukum Pidana

Kamis, Agustus 27, 2026
Lapor Pak Kapolri! Polda Jatim dan Polres Jombang Diduga Bekingi Perjudian

Lapor Pak Kapolri! Polda Jatim dan Polres Jombang Diduga Bekingi Perjudian

Selasa, September 01, 2026
Ruwatan dan Tirakatan RPS Akan Digelar, Diprakarsai Sujani “Bupati Swasta” Demi Suara Hati Warga Sidoarjo

Ruwatan dan Tirakatan RPS Akan Digelar, Diprakarsai Sujani “Bupati Swasta” Demi Suara Hati Warga Sidoarjo

Selasa, Agustus 18, 2026
Pengusaha Ungkap Negosiasi Uang Operasional Bea Cukai: Ditawari Rp 50 Juta, Dibilang Pelit

Pengusaha Ungkap Negosiasi Uang Operasional Bea Cukai: Ditawari Rp 50 Juta, Dibilang Pelit

Kamis, Agustus 27, 2026
Tolak Jawaban Normatif! Warga Karangbong Sidoarjo Desak Tindakan Nyata Audit Andalalin Tujuh Perusahaan Industri

Tolak Jawaban Normatif! Warga Karangbong Sidoarjo Desak Tindakan Nyata Audit Andalalin Tujuh Perusahaan Industri

Senin, Agustus 24, 2026
Kebakaran Hutan di Gunung Buthak, 185 Pendaki Dikabarkan Terjebak

Kebakaran Hutan di Gunung Buthak, 185 Pendaki Dikabarkan Terjebak

Rabu, September 02, 2026
Mendikdasmen Usul Tambah Anggaran, Salah Satunya untuk Revitalisasi 100 Ribu Sekolah

Mendikdasmen Usul Tambah Anggaran, Salah Satunya untuk Revitalisasi 100 Ribu Sekolah

Rabu, September 02, 2026
Intelijen Ukraina Sebut Delapan WNI Direkrut Jadi Tentara Rusia, Kemlu RI Selidiki

Intelijen Ukraina Sebut Delapan WNI Direkrut Jadi Tentara Rusia, Kemlu RI Selidiki

Rabu, September 02, 2026
Kapolresta Banyuwangi Sebut Bakal Miskinkan Residivis Narkoba yang Tak Tobat

Kapolresta Banyuwangi Sebut Bakal Miskinkan Residivis Narkoba yang Tak Tobat

Rabu, September 02, 2026
Demo Sengketa Tanah di Banyuwangi Ricuh, Massa Tuding Perusahaan Serobot Lahan

Demo Sengketa Tanah di Banyuwangi Ricuh, Massa Tuding Perusahaan Serobot Lahan

Kamis, Agustus 27, 2026
SuryaTribun.Com

About Us

SuryaTribun.Com merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: redaksi.suryatribun@gmain.com

Follow Us

Copyright © 2025 SuryaTribun.Com
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber