Telusuri
24 C
id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Wisata
  • Opini
  • Info dan Tips
  • Kesehatan
  • Kuliner
Telusuri
SuryaTribun.Com

Beranda Headline Hukrim Usut Dugaan Korupsi Sarpras SMK 2017, Kejati Jatim Tahan Satu Tersangka Baru
Headline Hukrim

Usut Dugaan Korupsi Sarpras SMK 2017, Kejati Jatim Tahan Satu Tersangka Baru

Admin
Admin
04 Feb, 2026 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Kejati Jatim tetapkan LT sebagai tersangka baru. 

SURABAYA, SuryaTribun.Com - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur (Jatim), kembali menahan satu tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi penyimpangan kegiatan peningkatan sarana dan prasarana (Sarpras) SMK Negeri di Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Tahun Anggaran 2017. 

Tersangka baru tersebut diketahui berinisial LT, Direktur PT Buana Jaya Surya.

Aspidsus Kejati Jatim, Wagiyo mengatakan, penetapan tersangka itu merupakan hasil pengembangan penyidikan yang telah berjalan cukup lama.

"Berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejati Jatim Nomor: PRINT-932/M.5/Fd.2/06/2025 tanggal 20 Juni 2025, penyidik Pidsus Kejati Jatim telah melaksanakan serangkaian tindakan penyidikan, termasuk pemeriksaan saksi-saksi, penggeledahan, penyitaan di beberapa lokasi, serta memperoleh Hasil Penghitungan Kerugian Keuangan Negara," ujar Wagiyo dalam keterangannya, Rabu, 04 Februari 2026.

Wagiyo menjelaskan, kasus ini bermula dari alokasi anggaran pada Dinas Pendidikan Provinsi Jatim tahun 2017 untuk kegiatan peningkatan sarana dan prasarana, di antaranya mencakup Belanja Pegawai/ATK/Jasa/Makan Minum/Perjadin senilai Rp 759 juta, Belanja Hibah senilai Rp 78 miliar, dan Belanja Modal alat/Konstruksi senilai Rp 107,8 miliar.

Tersangka diketahui berinisial SR, mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim yang diduga mempertemukan tersangka H selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dengan tersangka JT dari pihak swasta. Dalam pertemuan tersebut, SR menyampaikan agar JT mengelola pekerjaan belanja modal terkait sarana prasarana, dengan JT sebagai rekanan yang ditunjuk.

"Pertemuan lanjutan antara H dan JT berlangsung di luar maupun di kantor Dinas Pendidikan di Jalan Gentengkali Nomor 33 Surabaya," ujarnya.

Hal senada disampaikan Kepala Seksi Penyidikan Pidana Khusus Kejati Jatim, John Franky Yanafia Ariandi.

Menurutnya, Tim dari calon penyedia yang dipimpin JT membuat Harga Perkiraan Sendiri (HPS) untuk pengadaan barang dan jasa diserahkan kepada H untuk ditetapkan dan digunakan dalam proses lelang.

"JT diduga mengikuti lelang melalui beberapa perusahaan, yaitu PT Buana Jaya Surya, PT Lintang Utama Nusantara, PT Tunas Maju Bersama, PT Multi Centra Alkesindo, PT Delta Sarana Medika, dan PT Desina Dewa Rizky. Perusahaan-perusahaan tersebut ditunjuk sebagai pemenang lelang untuk kegiatan peningkatan sarana prasarana SMK Negeri dan belanja hibah SMK Swasta TA 2017," tuturnya.

Khusus untuk PT Buana Jaya Surya dengan Direktur LT, perusahaan ini ditetapkan sebagai pemenang untuk Pekerjaan Pengadaan Belanja Modal Alat-Alat Bengkel SMK Paket 1. Paket tersebut diduga merupakan milik JT, yang merupakan kakak kandung LT.

Dalam pelaksanaan, kata Franky, LT diduga tidak memenuhi spesifikasi teknis dan terlambat mengirimkan barang sesuai kontrak.

Meski demikian, bersama-sama dengan PPK/KPA, yaitu H, pembayaran dilakukan seolah-olah pekerjaan telah selesai 100 persen tanpa pengenaan denda.

"Sehingga pembayaran tersebut dinilai tidak sah secara hukum," ujar mantan Kasi Pidsus Kejari Sidoarjo itu.

Penyidik sebelumnya telah menetapkan tersangka JT, H, SR, HB, dan S. Berdasarkan pengembangan penyidikan, ditemukan bukti cukup untuk menetapkan tersangka baru, yaitu saudari LT selaku Direktur PT Buana Jaya Surya.

Proses penangkapan dan sebelum ditetapkan sebagai tersangka, LT tidak mengindahkan panggilan saksi yang dilayangkan penyidik sebanyak 3 kali. Menurut Franky, diduga kuat menghindar dari pemeriksaan.

Selanjutnya, dilakukan pencarian terhadap tempat yang diduga kediaman LT. Akhirnya, LT ditemukan di Menteng Park Apartemen Jakarta.

"LT dibawa ke Kejati Jatim untuk dilakukan pemeriksaan dalam kapasitas sebagai saksi. Dari hasil pemeriksaan tersebut, bukti semakin menguat sehingga statusnya ditingkatkan menjadi tersangka," tuturnya.

Franky menegaskan, penahanan LT untuk kepentingan penyidikan selama 20 hari terhitung sejak 3 Februari 2026 hingga 22 Februari 2026 di Cabang Rutan Kelas I Surabaya pada Kejati Jatim berdasarkan Surat Penahanan Nomor: Print-/M.5/Fd.2/02/2026 tanggal 3 Februari 2026.

Menurutnya, perbuatan LT bersama-sama dengan tersangka JT, H, SR, HB, dan S diduga mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 157,6 miliar atas kegiatan belanja modal dan barang/jasa (hibah), berdasarkan penghitungan oleh auditor berwenang.

"Penyidikan perkara ini masih terus berlangsung untuk mengungkap keterlibatan pihak lain dan memastikan pemulihan kerugian negara. Kejati Jatim berkomitmen menuntaskan kasus ini secara transparan dan akuntabel demi tegaknya hukum dan perlindungan anggaran pendidikan," tutupnya. (*/red)

Via Headline
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertiser

Advertiser

Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

Dua Pria di Surabaya Divonis Dua Tahun Empat Bulan gegara Edarkan Uang Palsu

Admin- Rabu, Februari 04, 2026 0
Dua Pria di Surabaya Divonis Dua Tahun Empat Bulan gegara Edarkan Uang Palsu
Guntur Herianto dan Njo Joni saat menjalani sidang di PN Surabaya.  SURABAYA, Surya Tribun .Com - Guntur Herianto Ridwan dan Njo Joni Andrean divonis dua tahun…

Berita Terpopuler

Sepanjang Januari 2026, Polresta Malang Kota Ungkap Puluhan Kasus Narkotika

Sepanjang Januari 2026, Polresta Malang Kota Ungkap Puluhan Kasus Narkotika

Jumat, Januari 30, 2026
Marak Penjual Obat Terlarang, Oknum Polisi di Cimahi Selatan Diduga Terima Uang Kordinasi

Marak Penjual Obat Terlarang, Oknum Polisi di Cimahi Selatan Diduga Terima Uang Kordinasi

Senin, Februari 02, 2026
Soal Fenomena Warga Berburu Emas di Parit, Begini Penjelasan Lurah Parteker

Soal Fenomena Warga Berburu Emas di Parit, Begini Penjelasan Lurah Parteker

Minggu, Februari 01, 2026
Jokowi Janji Bakal Habis-habisan demi PSI: Saya akan Bekerja Keras

Jokowi Janji Bakal Habis-habisan demi PSI: Saya akan Bekerja Keras

Minggu, Februari 01, 2026
Respon dan Kerja Keras Satresnarkoba Polrestabes Bandung dalam Memberantas Peredaran Obat Daftar G Patut Diacungi Jempol

Respon dan Kerja Keras Satresnarkoba Polrestabes Bandung dalam Memberantas Peredaran Obat Daftar G Patut Diacungi Jempol

Sabtu, Desember 27, 2025
Pengusaha Minyak Riza Chalid Resmi Jadi Buronan Internasional

Pengusaha Minyak Riza Chalid Resmi Jadi Buronan Internasional

Selasa, Februari 03, 2026
Prabowo Bilang Uang Rp 6,62 Triliun Hasil Penertiban Hutan Bisa Bangun 100 Ribu Rumah Korban Bencana Sumatera

Prabowo Bilang Uang Rp 6,62 Triliun Hasil Penertiban Hutan Bisa Bangun 100 Ribu Rumah Korban Bencana Sumatera

Jumat, Desember 26, 2025

Berita Terpopuler

Sepanjang Januari 2026, Polresta Malang Kota Ungkap Puluhan Kasus Narkotika

Sepanjang Januari 2026, Polresta Malang Kota Ungkap Puluhan Kasus Narkotika

Jumat, Januari 30, 2026
Marak Penjual Obat Terlarang, Oknum Polisi di Cimahi Selatan Diduga Terima Uang Kordinasi

Marak Penjual Obat Terlarang, Oknum Polisi di Cimahi Selatan Diduga Terima Uang Kordinasi

Senin, Februari 02, 2026
Soal Fenomena Warga Berburu Emas di Parit, Begini Penjelasan Lurah Parteker

Soal Fenomena Warga Berburu Emas di Parit, Begini Penjelasan Lurah Parteker

Minggu, Februari 01, 2026
Jokowi Janji Bakal Habis-habisan demi PSI: Saya akan Bekerja Keras

Jokowi Janji Bakal Habis-habisan demi PSI: Saya akan Bekerja Keras

Minggu, Februari 01, 2026
Respon dan Kerja Keras Satresnarkoba Polrestabes Bandung dalam Memberantas Peredaran Obat Daftar G Patut Diacungi Jempol

Respon dan Kerja Keras Satresnarkoba Polrestabes Bandung dalam Memberantas Peredaran Obat Daftar G Patut Diacungi Jempol

Sabtu, Desember 27, 2025
Pengusaha Minyak Riza Chalid Resmi Jadi Buronan Internasional

Pengusaha Minyak Riza Chalid Resmi Jadi Buronan Internasional

Selasa, Februari 03, 2026
Prabowo Bilang Uang Rp 6,62 Triliun Hasil Penertiban Hutan Bisa Bangun 100 Ribu Rumah Korban Bencana Sumatera

Prabowo Bilang Uang Rp 6,62 Triliun Hasil Penertiban Hutan Bisa Bangun 100 Ribu Rumah Korban Bencana Sumatera

Jumat, Desember 26, 2025
SuryaTribun.Com

About Us

SuryaTribun.Com merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: redaksi.suryatribun@gmain.com

Follow Us

Copyright © 2025 SuryaTribun.Com
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber